kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Laba BNI Capai Rp 9 Triliun, Tumbuh 7% Hingga Mei 2026


Senin, 22 Juni 2026 / 17:28 WIB
Laba BNI Capai Rp 9 Triliun, Tumbuh 7% Hingga Mei 2026
ILUSTRASI. Laba bersih BNI melesat 7,06% yoy hingga Mei 2026. Pendapatan bunga bersih jadi penopang utama. Cek detail kinerja BBNI di sini! (Dok/BNI)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negeri Indonesia Tbk (BNI) berhasil memacu laju profitabilitasnya di mendekati akhir ujung kuartal II-2026 ini. 

Berdasarkan laporan keuangannya, bank berkode saham BBNI ini berhasil mencetak laba bersih secara bank only sebesar Rp 9,05 triliun per Mei 2026. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan 7,06% secara tahunan (year-on-year/yoy), melaju dari pertumbuhan 6,07% yoy pada bulan sebelumnya. 

Jika dibedah, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) bank memang berhasil tumbuh 15,18% yoy menjadi Rp 18,12 triliun di periode Januari-Mei 2026

Baca Juga: BSI Perluas Sayap ke Tanah Suci, Bidik Penguatan Ekosistem Syariah Global

Ini sejalan dengan, pendapatan bunga bank yang tumbuh 15.56% yoy menjadi Rp 13,04 triliun hingga April 2026 dan beban bunga yang naik 16,08% yoy menjadi Rp 13,04 triliun.

Namun di sisi operasional lainnya, bank sebenarnya mencatatkan lonjakan beban impairment sebesar 30,58% yoy menjadi Rp 3,72 triliun di lima bulan pertama 2026. Itu menjadi salah satu yang mendorong naik beban operasional bank hingga 29,85% yoy menjadi Rp 7,21 triliun. 

Kendati begitu, pendapatan komisi/provisi/fee dan administrasi bank berhasil tumbuh 10,81% yoy menjadi Rp 4,43 triliun. Dus, laba operasional bank masih berhasil tumbuh 7,17% yoy menjadi Rp 10,9 triliun per Mei 2026

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit bank juga berhasil mencatatkan kinerja positif dengan catatan pertumbuhan 24,55% yoy menjadi Rp 940,88 triliun. Ini turut menopang pertumbuhan total aset bank yang mencapai 25,1% yoy menjadi Rp 1.365,36 triliun.

 

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) bank tumbuh 33,15% yoy menjadi Rp 1.063,91 triliun. Hanya saja, pertumbuhan DPK bank masih banyak disokong dana mahal. Yang mana, deposito bank tumbuh 49,19% yoy menjadi Rp 337,1 triliun.

Sementara dana murah bank tumbuh 26,83% yoy menjadi Rp 726,81 triliun. Rinciannya, giro tumbuh 37,64% yoy menjadi Rp 439,94 triliun dan tabungan bertambah 13,2% yoy menjadi Rp 286,86 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×