kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI Syariah pertahankan rasio NPF di level 3,2%


Kamis, 14 Desember 2017 / 20:39 WIB


Reporter: Yoliawan H | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbankan syariah menunjukkan tren kualitas pembiayaan yang menurun di Oktober 2017. Catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan non-performing financing (NPF) perbankan syariah menurun dari 3,18% di September menjadi 3,13% di Oktober.

Menurut Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati perbaikan kualitas tersebut diindikasi berasal dari bank-bank unit usaha syariah (UUS) dengan tren rasio NPF BNI Syariah menurun per Desember 16 sebesar 3,49% menurun menjadi 2,72% di September 2017.

“Sedangkan bank umum syariah (BUS) saat ini per Desember 2016 hingga September 2017 masih memiliki rasio NPF yang cukup tinggi di atas 4,4%,” ujar Dhias kepada Kontan.co.id, (14/12).

Menurut Dhias, BNI Syariah saat ini masih dapat menjaga kualitas pembiayaan (NPF) sebesar 3,0% hingga 3,4%, di bawah industri syariah. Dengan penguatan tim task force remedial & recovery diharapkan rasio NPF terjaga.

“Ratio NPF yg masih terus kami jaga sampai dengan akhir tahun di kisaran 3,2%,” ujar Dhias.

Tercatat menurut laporan keuangan BNI Syariah per Oktober 2017, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan hingga Rp 22,66 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×