kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BNI Syariah pertahankan rasio NPF di level 3,2%


Kamis, 14 Desember 2017 / 20:39 WIB


Reporter: Yoliawan H | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbankan syariah menunjukkan tren kualitas pembiayaan yang menurun di Oktober 2017. Catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan non-performing financing (NPF) perbankan syariah menurun dari 3,18% di September menjadi 3,13% di Oktober.

Menurut Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati perbaikan kualitas tersebut diindikasi berasal dari bank-bank unit usaha syariah (UUS) dengan tren rasio NPF BNI Syariah menurun per Desember 16 sebesar 3,49% menurun menjadi 2,72% di September 2017.

“Sedangkan bank umum syariah (BUS) saat ini per Desember 2016 hingga September 2017 masih memiliki rasio NPF yang cukup tinggi di atas 4,4%,” ujar Dhias kepada Kontan.co.id, (14/12).

Menurut Dhias, BNI Syariah saat ini masih dapat menjaga kualitas pembiayaan (NPF) sebesar 3,0% hingga 3,4%, di bawah industri syariah. Dengan penguatan tim task force remedial & recovery diharapkan rasio NPF terjaga.

“Ratio NPF yg masih terus kami jaga sampai dengan akhir tahun di kisaran 3,2%,” ujar Dhias.

Tercatat menurut laporan keuangan BNI Syariah per Oktober 2017, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan hingga Rp 22,66 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×