kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.964   51,00   0,28%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

BNI Syariah pertahankan rasio NPF di level 3,2%


Kamis, 14 Desember 2017 / 20:39 WIB


Reporter: Yoliawan H | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbankan syariah menunjukkan tren kualitas pembiayaan yang menurun di Oktober 2017. Catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan non-performing financing (NPF) perbankan syariah menurun dari 3,18% di September menjadi 3,13% di Oktober.

Menurut Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati perbaikan kualitas tersebut diindikasi berasal dari bank-bank unit usaha syariah (UUS) dengan tren rasio NPF BNI Syariah menurun per Desember 16 sebesar 3,49% menurun menjadi 2,72% di September 2017.

“Sedangkan bank umum syariah (BUS) saat ini per Desember 2016 hingga September 2017 masih memiliki rasio NPF yang cukup tinggi di atas 4,4%,” ujar Dhias kepada Kontan.co.id, (14/12).

Menurut Dhias, BNI Syariah saat ini masih dapat menjaga kualitas pembiayaan (NPF) sebesar 3,0% hingga 3,4%, di bawah industri syariah. Dengan penguatan tim task force remedial & recovery diharapkan rasio NPF terjaga.

“Ratio NPF yg masih terus kami jaga sampai dengan akhir tahun di kisaran 3,2%,” ujar Dhias.

Tercatat menurut laporan keuangan BNI Syariah per Oktober 2017, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan hingga Rp 22,66 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×