kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BRI bidik pertumbuhan kartu kredit 21% di tahun 2018


Selasa, 06 Maret 2018 / 17:55 WIB
ILUSTRASI. Petugas Melayani Nasabah Bank BRI


Reporter: Yoliawan H | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatatkan pertumbuhan kredit sepanjang tahun 2017 hingga 13,9% year on year (yoy) dengan outstanding sebesar Rp 1,8 triliun, tumbuh dari tahun sebelumnya sebesar Rp 1,6 triliun.

Kepala Divisi Kartu Kredit BRI, Wahyudi Darmawan menjelaskan, di tahun 2018 BRI menargetkan outstanding kartu kredit dapat tumbuh 21,7% yoy.

“Kami akan fokus ke leisure economy terutama untuk sektor travel. Tahun 2018 leisure economy akan tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi, sehingga kartu kredit BRI akan fokus ke sana,” jelas Yudi kepada Kontan.co.id, Selasa (6/3).

Yudi sapaan akrabnya menjelaskan, selain itu potensi pemegang kartu kredit BRI dari nasabah internal BRI juga cukup besar, sehingga tahun 2018 pihaknya juga akan fokus terhadap akuisisi nasabah eksisting BRI dengan cara cross selling.

“Potensi database kita sangat besar, nasabah prioritas saja sekitar 40 ribu, nasabah tabungan Britama ada sekitar 15 juta, itu belum termasuk nasabah pinjaman dan nasabah simpedes,” ungkap Yudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×