kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BRI masih pede DPK bisa tumbuh 10% di 2018


Minggu, 03 Desember 2017 / 22:19 WIB


Reporter: Yoliawan H | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri perbankan menunjukkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang cenderung melambat di bulan Oktober 2017. Merujuk kepada catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Oktober 2017, menunjukkan pertumbuhan DPK sebesar 10,95%, lebih lambat dari September 2017 sebesar 11,69%.

Senada, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) pun menunjukkan perlambatan pada pertumbuhan DPK mereka di Oktober. Tercatat pertumbuhan DPK BRI di Oktober sebesar 8,71%, lebih rendah dari September sebesar 10,90%.

Menurut Direktur Keuangan BRI, Haru Koesmahargyo, perlambatan ini terjadi karena BRI sedang menyesuaikan pertumbuhan DPK dengan pertumbuhan kredit sehingga loan to deposit ratio (LDR) menjadi optimum.

Untuk 2018 sendiri pihaknya akan memproyeksikan pertumbuhan DPK di dua digit. “Tumbuh (DPK) kira-kira 10%,” ujar Haru kepada Kontan.co.id, Minggu (3/12).

Berdasarkan laporan keuangan per Oktober 2017, BRI meraup DPK hingga Rp 735,17 triliun, tumbuh 8,71% year on year (yoy) dari tahun lalu sebesar Rp 676,26 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×