kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BRI masih pede DPK bisa tumbuh 10% di 2018


Minggu, 03 Desember 2017 / 22:19 WIB


Reporter: Yoliawan H | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri perbankan menunjukkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang cenderung melambat di bulan Oktober 2017. Merujuk kepada catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Oktober 2017, menunjukkan pertumbuhan DPK sebesar 10,95%, lebih lambat dari September 2017 sebesar 11,69%.

Senada, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) pun menunjukkan perlambatan pada pertumbuhan DPK mereka di Oktober. Tercatat pertumbuhan DPK BRI di Oktober sebesar 8,71%, lebih rendah dari September sebesar 10,90%.

Menurut Direktur Keuangan BRI, Haru Koesmahargyo, perlambatan ini terjadi karena BRI sedang menyesuaikan pertumbuhan DPK dengan pertumbuhan kredit sehingga loan to deposit ratio (LDR) menjadi optimum.

Untuk 2018 sendiri pihaknya akan memproyeksikan pertumbuhan DPK di dua digit. “Tumbuh (DPK) kira-kira 10%,” ujar Haru kepada Kontan.co.id, Minggu (3/12).

Berdasarkan laporan keuangan per Oktober 2017, BRI meraup DPK hingga Rp 735,17 triliun, tumbuh 8,71% year on year (yoy) dari tahun lalu sebesar Rp 676,26 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×