kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BRI mengucurkan kredit ke Geo Dipa Energi Rp 127 M


Kamis, 29 November 2012 / 15:52 WIB
ILUSTRASI. PPKM Jawa Bali diperpanjang sampai 6 September, 27 daerah ini masuk ke level 2


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI/BRI) mengucurkan kredit sebesar Rp 127 miliar kepada PT Geo Dipa Energi. Pembiayaan tersebut masuk jenis kredit investasi dan akan digunakan tahun ini.

Pendanaan dengan jangka waktu 6 tahun diberikan untuk program revitalisasi dan optimalisasi fasilitas pembangkit listrik tenaga panas bumi di sisi hulu dan hilir untuk PLTP unit Dieng, di Jawa Tengah.

Dalam penandatanganan perjanjian yang dilakukan hari ini (29/11), Direktur Bisnis Kelembagaan dan BUMN Asmawi Syam mengklaim, kredit ini merupakan salah satu wujud komitmen BRI dalam rangka mendukung ketahanan energi terutama energi terbarukan serta rendah emisi atau green and clean energy.

Perlu diketahui, saat ini Geo Dipa Energi memiliki dua lapangan gas bumi yang berlokasi di dataran tinggi Dieng Jawa Tengah, dan Patuha di Jawa Barat. Dengan potensial energi yang dapat dihasilkan di masing-masing lapangan mencapai sebesar 400 mega watt/MW.

Fasilitas eksploitasi geothermal di sisi hulu maupun hilir lapangan Dieng telah beroperasi sejak tahun 2002 lewat program revitalisasi dengan pendanaan dari BRI. Diharapkan, proyek ini bisa lebih optimal dalam menghasilkan energi terbarukan dan ramah lingkungan sebelum pengembangan selanjutnya yakni PLTP Dieng unit 2 sebagai bagian dari program fast track 10.000 MW tahap 2 yang diupayakan dapat beroperasi pada tahun 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×