kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.200   150,00   0,83%
  • IDX 5.342   -252,63   -4,52%
  • KOMPAS100 698   -37,93   -5,15%
  • LQ45 527   -30,67   -5,50%
  • ISSI 185   -9,94   -5,11%
  • IDX30 298   -17,74   -5,61%
  • IDXHIDIV20 370   -21,50   -5,49%
  • IDX80 79   -4,39   -5,24%
  • IDXV30 102   -4,22   -3,96%
  • IDXQ30 96   -6,26   -6,12%

BRI Perluas QRIS Cross Border BRImo ke China, Transaksi di Luar Negeri Kian Mudah


Senin, 08 Juni 2026 / 16:16 WIB
BRI Perluas QRIS Cross Border BRImo ke China, Transaksi di Luar Negeri Kian Mudah
ILUSTRASI. Penggunaan fitur QRIS BRI (Dok/BRI)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) memperluas layanan QRIS Cross Border pada aplikasi BRImo ke China. Langkah ini memungkinkan nasabah BRI melakukan pembayaran langsung di merchant China menggunakan pemindaian kode QR tanpa perlu menukarkan uang tunai.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi menyebut, perluasan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan memperkuat layanan digital untuk mendukung kebutuhan nasabah yang bepergian ke luar negeri.

"Kehadiran QRIS Cross Border BRImo di China berpeluang meningkatkan transaksi wisatawan di luar negeri karena kemudahan penggunaannya. Dengan sistem ini, wisatawan Indonesia bisa langsung berbelanja di merchant di China yang sudah terintegrasi QRIS," ujar Saladin dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).

Melalui fitur tersebut, Saladin bilang pembayaran akan langsung dikonversi dari saldo rupiah nasabah ke mata uang setempat dengan kurs yang ditampilkan secara transparan dan real-time. Dengan demikian, pengguna tidak perlu membawa uang tunai ataupun mencari layanan penukaran valuta asing saat berada di China.

Baca Juga: BRI Luncurkan QRIS Alipay Dinamis, Bidik Transaksi Wisatawan Asing

BRI menilai kehadiran QRIS Cross Border di China juga mendukung upaya perluasan konektivitas sistem pembayaran antarnegara yang tengah didorong oleh Bank Indonesia. Inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri sekaligus memperluas jangkauan sistem pembayaran digital Indonesia di pasar global.

Saladin bilang ke depan pihaknya bakal terus mengembangkan inovasi layanan digital yang sesuai dengan kebutuhan nasabah serta memperluas akseptasi sistem pembayaran digital Indonesia di tingkat internasional.

Selain memberikan kemudahan transaksi, ia bilang layanan ini juga menawarkan efisiensi biaya melalui kurs yang kompetitif dibandingkan penukaran uang secara fisik. Setiap transaksi juga tercatat secara real-time di aplikasi BRImo sehingga memudahkan nasabah memantau pengeluaran selama berada di luar negeri.

Baca Juga: Era AI Dimulai, Bos BRI Sebut Bank Harus Berubah atau Tertinggal

Sejalan dengan pengembangan layanan digital tersebut, transaksi QRIS BRI terus menunjukkan pertumbuhan. Hingga kuartal I-2026, volume transaksi QRIS BRI mencapai Rp 30,5 triliun atau tumbuh 76% secara tahunan (year on year/uoy).

Jumlah transaksi QRIS BRI tercatat mencapai 253 miliar transaksi, meningkat 86,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, volume transaksi melalui super app BRImo mencapai Rp 2.042,2 triliun atau naik 29,4% yoy.

Baca Juga: BRI Perluas QRIS Cross Border ke Pengguna Alipay dan UnionPay

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×