kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

BRI Syariah (BRIS) segera penuhi ketentuan free float


Rabu, 11 November 2020 / 23:43 WIB
BRI Syariah (BRIS) segera penuhi ketentuan free float
ILUSTRASI. Petugas teller melayani nasabah di kantor cabnag BRI Syariah Kebun Jeruk Jakarta, Selasa (13/10).


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS) selaku entitas penerima penggabungan usaha (surviving entity) dengan PT Bank Mandiri Syariah, dan PT Bank BNI Syariah menyatakan akan segera memenuhi ketentuan minimum saham publik (free float) pasca-merger rampung.

“Perseroan saat ini masih mengkaji untuk melakukan aksi korporasi terkait pemenuhan free float pada kesempatan pertama,” ungkap Direktur BRI Syariah Ngatari kepada Bursa Efek Indonesia, Rabu (11/11).

Meski demikian Ngatari bilang andai rencana tersebut terkendala akibat kondisi perekonomian, pandemi, atau hal lain, ketentuan free float paling lambat bakal dipenuhi perseroan dua tahun pascamerger.

Baca Juga: BRI Syariah Bidik Pertumbuhan Dana Murah Lewat Kerjasama dengan ITB

Porsi kepemilikan saham publik di BRI Syariah kini sebesar 18,47%, pascamerger kepemilikan publik bakal terdilusi hingga menjadi 4,4%, berada di bawah ketentuan free float sebesar 7,5%.

Sebelumnya Direktur Utama Bursa Inarno Djayadi menyebutkan, Bursa bisa memberikan relaksasi Buat emiten yang melakukan aksi korporasi dan membuat kepemilikan publik terpapas di bawah ketentuan free float.

“Biasanya kalau komposisi free float berada di bawah ketentuan akibat aksi korporasi, kami akan memberi relaksasi buat emiten memenuhinya kembali,” katanya kepada Kontan.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×