kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

BSB: Pembiayaan kepemilikan kendaraan akan meredup


Selasa, 26 Maret 2013 / 15:37 WIB
Promo J.CO terbaru hingga 31 Oktober 2021, beli 1 dapat 1 untuk iced JCOCCINO harga spesial.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. PT Bank Syariah Bukopin (BSB) memprediksi tahun ini Kredit Pembiayaan Mobil (KPM) tak akan tumbuh setinggi tahun lalu.

"Kami yakin ada penurunan," ucap Direktur Bisnis BSB Harry Harmono Busiri, Selasa, (26/3).

Diprediksi ini menyusul terbitnya Surat Edaran BI No.14/33/DPbS yang mengatur penerapan Finance to Value (FTV) minimum yang akan mulai diberlakukan April tahun ini.

"Tapi bagusnya, nanti pembiayaan akan jadi lebih selektif," ucap Harry.

Pada tahun lalu, Harry mengaku KPM di BSB mampu meningkat cukup besar yakni 83,3%. Pada 2011, pembiayaan mobilnya yaitu Rp 300 miliar. Lalu di 2012 jumlah tersebut naik jadi Rp 550 miliar.

Tahun ini, BSB hanya menargetkan KPM tumbuh sekitar 30%. Harry menilai, pasar pembiayaan kendaraan bermotor masih cukup besar. Untuk mencapai kenaikan tersebut, BSM melakukan sinergi dengan 10 perusahaan multifinance.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×