kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.813   14,00   0,08%
  • IDX 8.978   32,92   0,37%
  • KOMPAS100 1.240   7,91   0,64%
  • LQ45 876   5,00   0,57%
  • ISSI 325   1,22   0,38%
  • IDX30 445   1,18   0,27%
  • IDXHIDIV20 523   2,22   0,43%
  • IDX80 138   0,94   0,69%
  • IDXV30 145   0,82   0,57%
  • IDXQ30 142   0,04   0,03%

BSI Gerak Cepat Pulihkan 145 Outlet di Aceh


Rabu, 07 Januari 2026 / 14:35 WIB
BSI Gerak Cepat Pulihkan 145 Outlet di Aceh
ILUSTRASI. Literasi Keuangan Syariah (KONTAN/Baihaki) Pasca musibah banjir Aceh, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memastikan seluruh layanan perbankan telah kembali beroperasi normal.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pasca musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memastikan seluruh layanan perbankan telah kembali beroperasi normal.

Tak hanya memulihkan 145 outlet, BSI kini mengemban misi khusus: membantu warga menyelamatkan harta benda mereka melalui layanan penukaran Uang Tidak Layak Edar (UTLE) atau uang rusak akibat terendam banjir.

Dalam kurun waktu dua pekan, BSI melakukan akselerasi pemulihan yang masif. Mulai dari pembersihan sisa lumpur di kantor cabang, pengaktifan jaringan telekomunikasi, hingga penyaluran bantuan logistik lebih dari 140 ton dan pembangunan Hunian Danantara (Huntara).

Baca Juga: BBNI Umumkan Pengalihan Saham Seri B Milik Danantara ke BP BUMN

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengungkapkan rasa empati yang mendalam atas musibah ini. Ia mencermati fenomena banyak warga yang berupaya menyelamatkan sisa-sisa harta mereka, termasuk uang tunai yang rusak terkena air dan lumpur.

“Kami menyaksikan langsung bagaimana masyarakat berjuang mengeringkan lembaran uang yang tertimbun lumpur. Sebagai bentuk layanan sepenuh hati, kami membuka pintu di seluruh outlet BSI Aceh untuk memfasilitasi penukaran uang rusak tersebut agar dapat kembali menjadi saldo tabungan atau digunakan bertransaksi,” ujar Anggoro dalam siaran pers, Rabu (7/1).

Proses penukaran dilakukan secara transparan sesuai regulasi Bank Indonesia, mencakup verifikasi fisik dan pencatatan identitas. Bagi BSI, inisiatif ini bukan sekadar urusan perbankan, melainkan upaya mengembalikan hak finansial masyarakat dan memberikan rasa aman di tengah masa sulit.

Anggoro juga menghimbau agar nasabah bisa menggunakan layanan e-channel BSI lainnya seperti BSI Call 14040, mobile banking BYOND, BSI ATM, BSI Agen, BSI Net Banking, BEWIZE maupun BSI Cash Management untuk mengoptimalkan kebutuhan transaksi yang memang bisa dilakukan tanpa harus ke kantor cabang. Hal ini dilakukan agar menghemat waktu dan transaksi nasabah di kantor cabang.

Baca Juga: CNAF Akan Diversifikasi Produk di Tengah Lesunya Pasar Otomotif

Selanjutnya: AS dan Venezuela Sepakati Ekspor Minyak hingga US$ 2 Miliar

Menarik Dibaca: 5 Olahraga untuk Mengencangkan Payudara Kendur, Bisa Dilakukan di Rumah!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×