kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.813   14,00   0,08%
  • IDX 8.981   35,80   0,40%
  • KOMPAS100 1.240   8,56   0,69%
  • LQ45 877   5,23   0,60%
  • ISSI 325   1,48   0,46%
  • IDX30 445   1,43   0,32%
  • IDXHIDIV20 523   2,54   0,49%
  • IDX80 138   1,09   0,80%
  • IDXV30 145   1,02   0,71%
  • IDXQ30 142   0,10   0,07%

CNAF Akan Diversifikasi Produk di Tengah Lesunya Pasar Otomotif


Rabu, 07 Januari 2026 / 14:17 WIB
CNAF Akan Diversifikasi Produk di Tengah Lesunya Pasar Otomotif
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) berencana diversifikasi produk pada tahun 2026 seiring dengan tantangan pasar otomotif yang masih berlanjut. 

CNAF menilai daya beli masyarakat yang masih rendah dan tekanan geopolitik berpotensi memengaruhi roda perekonomian nasional, termasuk kinerja sektor pembiayaan.

Oleh sebab itu, pada 2026 CNAF tidak hanya mengandalkan pembiayaan otomotif saja melainkan mulai berfokus pada pembiayaan di sektor lain, seperti pembiayaan emas, pembiayaan porsi haji, dan pembiayaan di sektor komersial.

Baca Juga: Likuiditas Valas Masih Terjaga di Tengah Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

"Di tahun 2026 ini CNAF akan melakukan diversifikasi produk dengan fokus pada pembiayaan emas, pembiayaan porsi haji, dan pembiayaan di sektor komersial," ungkap Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman kepada Kontan, Rabu (7/1/2026).

Hingga kini, CNAF telah mengoperasikan 31 cabang di seluruh Indonesia dan mereka akan berupaya mengoptimalkan jaringan tersebut untuk menopang kinerja bisnis pada 2026.

"CNAF akan tetap mengoptimalkan 31 cabang tersebut untuk mendukung operasional bisnis CNAF di tahun 2026," ujarnya.

Di sisi lain, CNAF memandang prospek penjualan sektor otomotif tahun 2026 akan cenderung stagnan seiring dengan rendahnya daya beli masyarakat yang diperkirakan akan terus berlangsung serta ketidakpastian kondisi ekonomi global akibat tekanan geopolitik yang berpotensi memberi dampak pada pasar domestik.

Meski begitu, CNAF tetap berharap agar sektor otomotif di tahun 2026 akan segera pulih seiring dengan dukungan pemerintah untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Selanjutnya: Waskita Beton Precast (WSBP) Tuntaskan 93% Suplai Beton untuk Proyek Jembatan Musi V

Menarik Dibaca: 5 Olahraga untuk Mengencangkan Payudara Kendur, Bisa Dilakukan di Rumah!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×