kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.501.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.707   7,00   0,04%
  • IDX 8.647   2,68   0,03%
  • KOMPAS100 1.194   -2,61   -0,22%
  • LQ45 847   -5,47   -0,64%
  • ISSI 309   -0,04   -0,01%
  • IDX30 437   -2,15   -0,49%
  • IDXHIDIV20 510   -4,16   -0,81%
  • IDX80 133   -0,62   -0,47%
  • IDXV30 139   0,36   0,26%
  • IDXQ30 140   -0,77   -0,54%

BSI Tunjukkan Ketahanan Bisnis, Kinerja Keuangan Tetap Solid di 2025


Kamis, 01 Januari 2026 / 13:31 WIB
BSI Tunjukkan Ketahanan Bisnis, Kinerja Keuangan Tetap Solid di 2025
ILUSTRASI. Teller BSI Menghitung Uang (KONTAN/Baihaki) Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan sekaligus pembuktian bagi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). ?


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan sekaligus pembuktian bagi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Di tengah dinamika ekonomi global dan domestik, BSI berhasil membukukan kinerja keuangan yang solid hingga akhir Triwulan III 2025, mencerminkan fundamental bisnis yang semakin kuat.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, capaian tersebut menunjukkan ketahanan (resilience) perbankan syariah nasional yang didukung oleh ekosistem yang terus berkembang.

“Alhamdulillah, BSI menutup tahun ini dengan rasa syukur. Di tengah berbagai tantangan, BSI tetap mampu tumbuh solid. Ini menjadi bukti ketahanan perbankan syariah dengan dukungan ekosistem yang kuat,” ujar Anggoro dalam siaran pers, Kamis (1/1).

Hingga September 2025, BSI mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,57 triliun, tumbuh 9,04% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh penyaluran pembiayaan yang meningkat 12,65% yoy menjadi Rp301 triliun, serta penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 15,65% yoy mencapai Rp348,38 triliun.

Baca Juga: Krom Bank Targetkan Kredit dan Laba Tumbuh Dua Digit 2026

Dari sisi kualitas aset, kinerja BSI tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) gross di level 1,84%. Angka tersebut mencerminkan penerapan prinsip kehati-hatian yang konsisten dalam pengelolaan pembiayaan.

Tidak hanya dari sisi kinerja keuangan, tahun 2025 juga menjadi tonggak penting bagi BSI dengan dikukuhkannya perseroan sebagai bullion bank pertama di Indonesia. Pencapaian ini mempertegas peran BSI sebagai lokomotif transformasi keuangan syariah nasional melalui pengembangan layanan emas yang terintegrasi.

Anggoro menegaskan, posisi BSI saat ini diperkuat oleh dua kekuatan utama, yakni sebagai bank syariah terbesar di Indonesia sekaligus bullion bank pertama di Tanah Air.

“Di Aceh, kami kembali diingatkan pada esensi perbankan syariah. Keberhasilan bukan semata diukur dari profit, tetapi dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan bagi masyarakat, khususnya saat mereka membutuhkan. Inilah semangat BSI yang sesungguhnya,” ungkapnya.

Refleksi kinerja sepanjang 2025 menjadi pijakan BSI dalam menatap tahun 2026. Dengan mengusung semangat “Empati Melayani, Antusias Sepenuh Hati”, BSI berkomitmen menghadirkan layanan yang lebih responsif, berkelanjutan, dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

“Tahun 2026 akan menjadi fase di mana BSI semakin dekat dengan nasabah. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai bank, tetapi sebagai sahabat finansial, sosial, dan spiritual bagi masyarakat dan bangsa,” tutup Anggoro.

Baca Juga: Strategi Allo Bank Agar Tetap Efisien di Tengah Tren Bunga Deposito Tinggi

Selanjutnya: Menkeu Purbaya Yakin IHSG Tembus 10.000 pada Akhir 2026

Menarik Dibaca: Mengawali 2026, Story (IP) Memimpin Kripto Top Gainers 24 Jam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×