kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

BTN Cetak Kinerja Moncer, Laba Tembus Rp 2,4 Triliun di Semester I-2026


Jumat, 17 Juli 2026 / 06:17 WIB
BTN Cetak Kinerja Moncer, Laba Tembus Rp 2,4 Triliun di Semester I-2026
ILUSTRASI. Bank Tabungan Negara (BTN) raih kinerja moncer dengan cetak laba bersih melonjak 40,8% menjadi Rp 2,4 triliun di semester I-2026 (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berhasil raih kinerja mincer dengan catatan pertumbuhan kinerja keuangan yang apik pada semester I-2026.

Hingga Juni 2026, bank dengan kode saham BBTN ini berhasil membukukan laba bersih secara konsolidasian only sebesar Rp 2,4 triliun. Realisasi tersebut melonjak 40,8% secara tahunan (year-on-year/YoY). 

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit bank juga berhasil tumbuh dua digit dalam periode ini, yakni 11,2% YoY menjadi Rp 418,11 triliun di periode Januari-Juni 2026. Total aset bank dalam periode ini pun tumbuh 12,4% YoY menjadi Rp 545,16 triliun. 

Baca Juga: BTN Bidik Akuisisi Kredit Konsumer dari Bank Lain pada Tahun Depan

Menariknya, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) bank sejatinya turun 8% YoY menjadi Rp 8,59 triliun. Memang, pendapatan bunga bank turun 11,8% yoy menjadi Rp 16,31 triliun sementara beban bunganya turun 15,7% YoY menjadi Rp 7,72 triliun di semester I-2026.

Nampaknya, tren ini mencerminkan penurunan suku bunga sebagai bagian dari transmisi selama era suku bunga acuan rendah beberapa bulan lalu. 

Di sisi operasional, pendapatan non bunga bank sejatinya juga terkoreksi 3,3% YoY menjadi Rp 1,83 triliun di semester I-2026. Kendati begitu, bank terpantau mulai memangkas biaya pencadangannya sebesar 61,3% YoY menjadi Rp 1,41 triliun.

Itulah salah satunya yang mendorong naik laba operasional bank hingga 42,2% YoY menjadi Rp 3,08 triliun di semester I-2026.

Kualitas kredit BTN pun berhasil diturunkan menjadi 3,1% dari posisi 3% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, dana pihak ketiga (DPK) bank tumbuh 6,6% YoY menjadi Rp 433 triliun hingga Juni 2026. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×