Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) membukukan pendapatan premi sebesar Rp1,38 triliun pada semester I-2026, tumbuh 36,14% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan premi ini turut mengerek laba setelah pajak perusahaan sebesar 53,75% yoy menjadi Rp53,68 miliar.
Sejalan dengan pertumbuhan premi tersebut, total aset perusahaan turut membengkak 34,67% yoy menjadi Rp5,44 triliun, sementara nilai investasi tumbuh 38,32% yoy menjadi Rp5,01 triliun.
Di tengah ekspansi bisnis tersebut, BCA Life juga mencatat kenaikan pembayaran klaim dan manfaat sebesar 26,76% yoy menjadi Rp277,38 miliar. Meski beban klaim ikut naik, rasio pencapaian solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) perusahaan masih terjaga di level 416,14%, jauh di atas ambang batas minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%.
Mengenai kinerja tersebut, Presiden Direktur dan CEO BCA Life Eva Agrayani menyebut pertumbuhan premi ini menjadi fondasi bagi perusahaan untuk melanjutkan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Baca Juga: BRI Belum Revisi Target Kredit 2026 Meski Tekanan Suku Bunga Masih Berlanjut
“Kinerja positif pada semester I-2026 menjadi fondasi yang kuat bagi BCA Life untuk terus melanjutkan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Eva dalam keterangan resminya, Rabu (15/7/2026).
Ke depan, kata Eva, perusahaan akan berupaya memperkuat sinergi dengan BCA Group sembari menggenjot inovasi produk dan mempercepat transformasi digital.
“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan BCA Group, menghadirkan inovasi produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, memperkuat kanal distribusi, dan mengakselerasi transformasi digital,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
