kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

BTN Cetak Laba Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026, Tumbuh 22,6% dari Tahun Lalu


Rabu, 15 April 2026 / 17:44 WIB
BTN Cetak Laba Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026, Tumbuh 22,6% dari Tahun Lalu
ILUSTRASI. BTN Raup Laba Rp 3,5 Triliun Sepanjang 2025 (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara (BTN) mencatatkan perolehan laba bersih senilai Rp1,1 triliun atau melesat 22,6% secara tahunan  per kuartal I/2026 dari Rp904 miliar di periode yang sama tahun lalu. 

Hal ini salah satunya ditopang oleh perolehan pendapatan bunga bersih atau net interest income perseroan yang tumbuh 13% yoy menjadi Rp 4,26 triliun dari Rp 3,77 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

"Tentunya kinerja positif ini tidak terlepas dari dukungan Danantara Indonesia dan BP BUMN yang terus mendorong BTN dalam menjalankan noble purpose kami sebagai motor penggerak pembiayaan perumahan nasional sekaligus tetap memberikan kinerja yang optimal dan berkelanjutan bagi para shareholders,” tutur Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu saat paparan kinerja perseroan di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga: Penyaluran Kredit BTN Capai Rp 400,63 Triliun, Naik 10,3% pada Kuartal I-2026

Dari sisi intermediasi, per kuartal I/2026, BTN mencatatkan penyaluran kredit senilai total Rp400,63 triliun atau naik 10,3% yoy dari Rp363,11 triliun.

Dari total penyaluran kredit tersebut, di segmen KPR Subsidi, BTN merekam telah menyalurkan kredit senilai Rp 193,55 triliun per kuartal I-2026 atau naik 7,7% secara year on year (yoy) dari Rp 179,70 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Kemudian, untuk segmen KPR Non-Subsidi, posisi kredit telah mencapai Rp 112,56 triliun per kuartal I/2026 atau naik 5,4% yoy dari Rp 106,81 triliun. 

Sejalan dengan pertumbuhan kredit, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) BTN juga tumbuh positif sebesar 9,9% yoy menjadi Rp422,63 triliun per kuartal I-2026 dari Rp 384,70 triliun di periode yang sama tahun lalu.

Current account and savings account (CASA) BTN juga terus menunjukkan peningkatan sejalan dengan transformasi di segmen retail dan kehadiran bale by btn.

Per kuartal I-2026, CASA BTN tercatat naik 7,9% yoy menjadi Rp212,11 triliun atau menempati porsi 50,2% dari total DPK. 

Cost of Fund (CoF) BTN pun membaik ke level 3,0% per kuartal I-2026 atau turun dari 4,0% di periode yang sama tahun lalu. Kinerja kredit dan DPK tersebut juga ikut menopang peningkatan aset BTN sebesar 10,5% yoy menjadi Rp517,54 triliun per kuartal I/2026 dari Rp468,53 triliun.

Baca Juga: BSI Target Naik Kelas ke KBMI 4, Ini Kuncinya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×