kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Penyaluran Kredit BTN Capai Rp 400,63 Triliun, Naik 10,3% pada Kuartal I-2026


Rabu, 15 April 2026 / 17:38 WIB
Penyaluran Kredit BTN Capai Rp 400,63 Triliun, Naik 10,3% pada Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu (KONTAN/Vatrischa Putri)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA.  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatat penyaluran kredit senilai total Rp 400,63 triliun pada kuartal I-2026, naik 10,3% dibanding kuartal I-2025 yang sebesar Rp363,11 triliun.

Dari total penyaluran kredit tersebut, di segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi, BTN merekam telah menyalurkan kredit senilai Rp 193,55 triliun per kuartal I-2026 atau naik 7,7% yoy dari Rp 179,70 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Kemudian, untuk segmen KPR Non-Subsidi, posisi kredit telah mencapai Rp 112,56 triliun per kuartal I-2026 atau naik 5,4% yoy dari Rp 106,81 triliun. 

Baca Juga: IFG Life Bayar Klaim Polis Eks-Jiwasraya Rp 7,5 Triliun Tahun 2026

BTN juga berhasil menyalurkan KPR mencapai 6 juta unit sejak 1976 hingga awal April 2026 atau senilai Rp 530 triliun. 

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari keberpihakan Pemerintah kepada rakyat khususnya masyarakat menengah ke bawah. 

“Dari 6 juta rumah tersebut, jika satu rumah 4 orang maka total ada 24 juta orang yang akhirnya bisa memiliki rumah layak huni. Kami berterimakasih karena keberpihakan pemerintah yang menempatkan sektor perumahan sebagai program prioritas nasional yang pro-rakyat menjadi fondasi penting dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat," ungkap Nixon saat paparan kinerja BTN di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Bagi BTN, hal ini bukan hanya memperkuat kinerja bisnis secara berkelanjutan dan sesuai prinsip good corporate governance (GCG) tetapi juga menjadi pendorong perseroan untuk terus memperkuat peran sebagai mitra strategis Pemerintah terutama dalam memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat.

Baca Juga: Ramadan Dongkrak Dana Murah Bank Mega Syariah, DPK Baru Tembus Rp 709 Miliar

Nixon melanjutkan, keberpihakan pada perumahan memiliki multiplier effect yang besar, tidak hanya bagi penghuni rumah tapi juga bagi perekonomian nasional. Dia merinci, sektor perumahan merupakan sektor padat modal yang membutuhkan tenaga kerja lokal baik dari pengembang hingga tukang.

Kemudian, untuk membangun rumah, 90% bahan bakunya berasal dari produk lokal. Selain itu, dari setiap rumah yang terjual, ada pendapatan negara berupa pajak. 

“Dari sektor perumahan nasional bisa membuka peluang pekerjaan terhadap 12,5 juta orang di seluruh sektor terkait dan setiap tambahan capital injection sebesar Rp 1 triliun di industri ini akan menambah keterlibatan tenaga kerja sebanyak 8.000 orang,” jelas Nixon.

Di sisi lain, Nixon mengungkapkan, dengan menyalurkan KPR bagi jutaan keluarga Indonesia tersebut membuat kinerja perseroan makin positif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×