kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.856.000   -100.000   -3,38%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BSI Cetak Laba Rp 7,56 Triliun di 2025, Naik 8,02%


Jumat, 06 Februari 2026 / 15:40 WIB
BSI Cetak Laba Rp 7,56 Triliun di 2025, Naik 8,02%
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI), DPK (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID- JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencetak laba Rp 7,56 triliun di sepanjang tahun 2025. Laba tersebut naik 8,02% secara tahunan (YoY).

Salah satu penopang pertumbuhan laba BSI adalah pendapatan setelah distribusi bagi hasil yang tumbuh signifikan. Pada periode 2025, pendapatan di pos tersebut mengalami kenaikan 9,92% secara tahunan (YoY) menjadi 19,04 triliun.

Pendapatan berbasis komisi dari bank syariah terbesar di Indonesia ini juga mengalami kenaikan signifikan 25,06% yoy mencapai Rp 6,89 triliun, sementara pada periode sama di tahun sebelumnya nilainya mampu mencapai 5,51 triliun.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyatakan kinerja positif tersebut akan terus dijaga pada 2026 melalui strategi yang telah dibangun sejak 2025, termasuk penguatan fokus bisnis dan perluasan ekosistem syariah.

"Sebagai bank BUMN berbasis syariah, BSI memposisikan diri melengkapi segmen bank Himbara lain. Jika Bank Mandiri fokus pada wholesale, BRI pada UMKM, BNI pada retail internasional, dan BTN pada pembiayaan perumahan, BSI menitikberatkan pada consumer banking berbasis Islamic ecosystem," ungkap Anggoro saat paparan kinerja perseroan, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga: BCA Targetkan Penyaluran KPR Tumbuh 7% pada 2026, Ini Penopangnya

Dari sisi fungsi intermediasinya, BSI mencatatkan penyaluran pembiayaan ditahun 2025 mencapai Rp 318,84 triliun atau naik 14,49%. Jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, nilainya baru sekitar Rp 278,48 triliun triliun.

Dari sisi pendanaan, BSI berhasil menghimpun dana masyarakat di periode yang sama senilai Rp 380,48 triliun. Di mana, angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 16,20% dari 2024 yang senilai Rp 327,45 triliun.

Alhasil, BSI tetap menjadi bank syariah dengan aset terbesar di Indonesia dengan nilai mencapai 456,19 triliun. Artinya, ada kenaikan 11,64% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Ke depan, BSI menegaskan akan tetap fokus pada pembiayaan konsumer dan retail, memanfaatkan hubungan wholesale korporasi sebagai pintu masuk ekosistem rantai pasok. 

"Strategi tersebut diharapkan memperkuat peran BSI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperluas penetrasi keuangan syariah di Indonesia," kata Anggoro.

Baca Juga: Begini Strategi OJK Dorong Kredit UMKM yang Lesu

Selanjutnya: Hasil BATC 2026: Kalahkan Thailand, Tim Putri Indonesia Hadapi Korea di Semifinal

Menarik Dibaca: Hasil BATC 2026: Kalahkan Thailand, Tim Putri Indonesia Hadapi Korea di Semifinal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×