kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BTN: SBN diterbitkan dalam waktu yang berdekatan, ST003 masih sepi pembeli


Selasa, 12 Februari 2019 / 14:51 WIB
BTN: SBN diterbitkan dalam waktu yang berdekatan, ST003 masih sepi pembeli


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki minggu kedua masa pemesanan sukuk tabungan seri 003 atau ST-003 masih belum terlalu deras. Masa pemesanan sukuk tabungan seri 003 atau ST003 masih akan berlangsung hingga 20 Februari 2019 mendatang. 

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang menjadi salah satu mitra penjual mencatatkan hingga saat ini pemesanan ST003 di BTN mencapai Rp 20 miliar. 
Direktur Konsumer BTN Budi Satria menyebut belum ada peningkatan permintaan ST003 secara signifikn.

"Biasanya investor lebih tertarik untuk melakukan pemesanan pada akhir periode penawaran. Menurut kami kupon yang ditawarkan oleh pemerintah sebesar 8,15% masih menarik. Namun mungkin karena terlalu seringnya SBN diterbitkan dan dalam waktu yang berdekatan pula, untuk yang seri ini permintaan belum terlalu kencang," ujar Budi kepada Kontan.co.id Selasa (12/2).

Budi bilang secara internal, bank dengan sandi saham BBTN ini menargetkan dapat menjual ST003 sebesar Rp 75 miliar sepanjang masa penawaran. Agar dapat mencapai target tersebut, Budi telah melakukan coaching dan monitoring penjualan ke seluruh kantor cabang. Juga memberlakukan program cash back dan sms blast.

"Sebagai mitra penjual, fee yang diperoleh sebesar 0,40% dari total pemesanan dan dipotong pajak 10%," tutur Budi.

Budi juga menyebut agar dana yang digunakan oleh nasabah untuk berinvestasi di ST003 tidak berasal dari DPK bank, pihaknya mendorong nasabah untuk menggunakan uang segar atau di luar dana yang sudah ditempatkan di BTN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×