kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.818   19,00   0,11%
  • IDX 8.925   -19,34   -0,22%
  • KOMPAS100 1.227   -4,69   -0,38%
  • LQ45 868   -3,70   -0,43%
  • ISSI 323   -0,54   -0,17%
  • IDX30 440   -3,19   -0,72%
  • IDXHIDIV20 519   -1,77   -0,34%
  • IDX80 137   -0,51   -0,37%
  • IDXV30 144   -0,52   -0,36%
  • IDXQ30 141   -1,08   -0,76%

BTN targetkan pangkas NPL ke 3% di akhir tahun


Selasa, 13 Mei 2014 / 10:00 WIB
BTN targetkan pangkas NPL ke 3% di akhir tahun
ILUSTRASI. Gerai PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE).


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menyiapkan strategi untuk memangkas rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). Antara lain, melelang kredit pemilikan rumah (KPR) yang macet, serta menangih secara langsung utang kredit rumah yang belum memasuki taraf kemacetan.

"Kami menargetkan rasio NPL jadi 3% pada akhir tahun ini," kata Maryono, Direktur Utama Bank BTN. Adapun, pada kuartal I-2014, rasio NPL bersih BTN turun tipis menjadi 3,57% per Maret 2014, dibandingkan posisi 3,83% per Maret 2013. Sedangkan NPL gross sebesar 4,74% per Maret 2014, dibandingkan posisi 4,77% per Maret 2013.

Maryono bilang, menyusutkan kredit bermasalah adalah konsentrasi utama perusahaan sepanjang tahun ini. Langkahnya untuk penurunan NPL yakni melakukan lelang KPR macet dengan nilai sekitar Rp 400 miliar - Rp 500 miliar. "Jika kami bisa menyerap hasil lelang itu akan memperbagus NPL dan laba," tambahnya.

Selain itu, BTN tengah mengkaji revisi kredit dengan mempertimbangkan revisi pertumbuhan ekonomi oleh Bank Indonesia dan kondisi pasar. Pasalnya, sektor properti berbeda dengan sektor bisnis lainnya, seperti komoditas dan pertambangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×