Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan gadai swasta yang mendapatkan izin usaha skala nasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) makin bertambah. Tercatat, sejauh ini sudah terdapat 6 perusahaan gadai swasta yang mendapatkan izin usaha skala nasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Mengenai hal itu, PT Budi Gadai Indonesia asal Sumatera Utara (Sumut) juga memiliki rencana untuk meningkatkan cakupan usaha menjadi berskala nasional pada 2027. Direktur PT Budi Gadai Indonesia Budiarto Sembiring menerangkan hal itu sesuai dengan rencana bisnis perusahaan.
"Proses persiapan menuju skala nasional tersebut direncanakan mulai dilakukan pada awal 2027," ungkapnya kepada Kontan, Senin (5/10/2026).
Dengan langkah itu, Budiarto berharap perusahaan dapat memperluas jangkauan pasar, sekaligus memberikan layanan kepada nasabah di wilayah yang lebih luas.
Baca Juga: Pergadaian Swasta Skala Nasional Bertambah, Budi Gadai: Persaingan Bisnis Meningkat
Lebih lanjut, Budiarto melihat pasar pergadaian ke depannya masih memiliki peluang untuk terus berkembang. Dia bilang hal itu didukung kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan dengan proses yang relatif cepat dan mudah.
"Kondisi itu masih menjadi salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan industri pergadaian," ujarnya.
Mengenai kinerja, Budiarto menerangkan penyaluran pembiayaan Budi Gadai Indonesia tumbuh 23,9% secara Year on Year (YoY) per September 2026. Dia bilang pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan pergadaian masih cukup baik.
Asal tahu saja, 6 perusahaan gadai yang sudah berskala nasional, yaitu PT Gadai Mulia Sejahtera, PT Solusi Gadai Pintar, PT Gadai Mas Nusantara, PT Gadai Sakti Indonesia, PT Pusat Gadai Indonesia, dan PT Gadai Elektronik Jakarta. Mereka menyusul PT Pegadaian (Persero) yang sudah terlebih dahulu beroperasional secara nasional. Dengan demikian, ada 7 perusahaan gadai yang beroperasi secara nasional sejauh ini.
Baca Juga: Perusahaan Gadai Berskala Nasional Makin Ramai, Industri Diharapkan Makin Kompetitif
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














