kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Cashlez Worldwide Indonesia (CASH) targetkan 5.000 merchant baru pada tahun ini


Rabu, 02 Juni 2021 / 13:34 WIB
ILUSTRASI. Cashlez (Perseroan) pada tahun ini menargetkan 5.000 merchant baru.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Cashlez Worldwide Indonesia (CASH) mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan pada tahun 2020. Pada tahun lalu, pendapatan CASH meningkat hingga 407,7% menjadi Rp 84,32 miliar. Untuk mendongkrak pertumbuhan di tahun ini, Cashlez menargetkan dapat menambah 5000 merchant baru tahun ini.

Berdasarkan data perusahaan hingga akhir 2020, total merchant yang bergabung dengan Cashlez mencapai 9.176 merchant termasuk di dalamnya beberapa brand ternama seperti KalCare, Brawijaya Hospital, BFI Finance, Shafira, Zoya, dan Fish & Cheap.

“Kami akan coba terus memastikan strategi agar tepat sasaran sehingga bisa mencapai target tahu ini mengakuisisi 5.000 merchant baru,” ujar CEO sekaligus Presiden Direktur Cashlez, Suwandi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu (2/6).

Baca Juga: Cashlez Worldwide Indonesia raup pendapatan Rp 84,32 miliar pada 2020

Suwandi juga bilang, dalam mencapai target merchant baru tersebut, pihaknya akan berfokus untuk menyasar pelaku UMKM. Hal ini dikarenakan mereka dinilai masih banyak yang membutuhkan teknologi pembayaran non tunai. 

 

“Di sini kita melihat peluang untuk menyediakan teknologi yang bermanfaat bagi mereka dan realisasi pencapaian di kuartal I cukup bagus,” tambah Suwandi.

Sementara itu, ia juga menambahkan perusahaan tidak memiliki target spesifik untuk sektor merchant yang dituju. Hanya saja, Cashlez berusaha menyelaraskan dengan program pemerintah yang menyorot beberapa sektor untuk diperhatikan.

“Seperti sektor pariwisata, lalu juga pemerintah mendukung go digital untuk UMKM. Sektor-sektor itu akan jadi top priority juga agar selaras dengan program pemerintah,” pungkas Suwandi.

Selanjutnya: Gandeng Emditek, Cashlez targetkan 500 pedagang pasar gunakan transaksi nontunai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×