kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.344   78,00   0,45%
  • IDX 7.101   28,83   0,41%
  • KOMPAS100 958   2,89   0,30%
  • LQ45 684   1,82   0,27%
  • ISSI 255   0,38   0,15%
  • IDX30 380   1,10   0,29%
  • IDXHIDIV20 465   2,14   0,46%
  • IDX80 107   0,37   0,34%
  • IDXV30 136   1,19   0,88%
  • IDXQ30 121   0,39   0,32%

Cek Sektor-sektor Prospektif untuk Penyaluran Kredit pada Tahun Depan


Selasa, 11 Oktober 2022 / 16:14 WIB
Nasabah melakukan transaksi melaui ATM di Tangerang Selatan, Selasa (19/7/2022). Ini Sektor-sektor Prospektif untuk Penyaluran Kredit Tahun Depan.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) juga memproyeksikan pertumbuhan kredit perseroan di sektor perumahan tahun 2023 akan lebih tinggi dari tahun ini.  

Haru Koesmahargyo, Direktur Utama BTN mengatakan pihaknya optimistis karena kebutuhan akan perumahan masih sangat besar. Ia menjelaskan permintaan bisa dipengaruhi oleh bunga kredit dan likuiditas. 

Dua aspek sudah diperhatikan BTN. Terkait likuiditas, perseroan sudah punya strategi untuk mengamankannya dalam jangka panjang lewat kerjasama partnership dengan lembaga atau korporasi dalam penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).

Baca Juga: Pakai Aplikasi agar Keuangan Terkendali

Selain melakukan kerjasama terkait penyaluran KPR subsidi yang merupakan program pemerintah, BTN juga melakukan kerjasama dengan lembaga lain seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BP Tapera untuk menyalurkan KPR kepada pada penerima manfaat di masing-masing lembaga. 

"Partnership yang sudah berjalan saat ini ada Tapera dan BPJS Ketenagakerjaan. Nanti akan ada lagi kerjasama dengan lembaga-lembaga lain. Smema seperti ini mendatangkan manfaat bagi BTN dalam penyediaan likuiditas yang sepadan dengan umur KPR. Sehingga isu likuiditas sudah bisa kita tangani," jelas Haru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×