kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Chatib Basri: Asuransi semakin dibutuhkan


Kamis, 10 September 2015 / 19:43 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Pemahaman masyarakat terhadap industri keuangan semakin positif. Banyak kalangan yang sudah memahami pentingnya ambil bagian dalam produk keuangan, seperti kepemilikan asuransi.

Mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri menjelaskan, dalam kondisi ketidakpastian saat ini, masyarakat justru mencari keamanan. Salah satunya adalah dengan melirik produk asuransi.

Menurutnya, masyarakat Indonesia tengah bermigrasi dari kalangan kelas bawah menuju kelas menengah. Seiring dengan itu pemahaman terhadap produk keuangan seperti asuransi menjadi lebih baik.

“Kebutuhan asuransi menjadi penting. Orang saat melamar pekerjaan, bertanya kepada perusahaannya, apakah ia dapat asuransi. Bahkan supir saya bertanya, bisa dapat asuransi nggak, Pak?” ujar Chatib saat menghadiri Seminar Managing Risk in the New World, Kamis (10/9).

Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, penetrasi pasar asuransi di Indonesia masih kecil, sehingga peluangnya untuk tumbuh masih terbuka lebar.

Ke depan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya mentransfer risiko dengan membeli produk asuransi. Risiko inilah yang diharapkan dapat dikelola secara baik oleh perusahaan asuransi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×