kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Chatib Basri: Asuransi semakin dibutuhkan


Kamis, 10 September 2015 / 19:43 WIB
Chatib Basri: Asuransi semakin dibutuhkan


Reporter: Dina Farisah | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Pemahaman masyarakat terhadap industri keuangan semakin positif. Banyak kalangan yang sudah memahami pentingnya ambil bagian dalam produk keuangan, seperti kepemilikan asuransi.

Mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri menjelaskan, dalam kondisi ketidakpastian saat ini, masyarakat justru mencari keamanan. Salah satunya adalah dengan melirik produk asuransi.

Menurutnya, masyarakat Indonesia tengah bermigrasi dari kalangan kelas bawah menuju kelas menengah. Seiring dengan itu pemahaman terhadap produk keuangan seperti asuransi menjadi lebih baik.

“Kebutuhan asuransi menjadi penting. Orang saat melamar pekerjaan, bertanya kepada perusahaannya, apakah ia dapat asuransi. Bahkan supir saya bertanya, bisa dapat asuransi nggak, Pak?” ujar Chatib saat menghadiri Seminar Managing Risk in the New World, Kamis (10/9).

Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, penetrasi pasar asuransi di Indonesia masih kecil, sehingga peluangnya untuk tumbuh masih terbuka lebar.

Ke depan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya mentransfer risiko dengan membeli produk asuransi. Risiko inilah yang diharapkan dapat dikelola secara baik oleh perusahaan asuransi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×