kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

CIMB Niaga Optimistis Operasional Bank Makin Efisien


Senin, 05 Januari 2026 / 11:27 WIB
CIMB Niaga Optimistis Operasional Bank Makin Efisien
ILUSTRASI. PT Bank CIMB Niaga Tbk optimistis dapat menjaga efisiensi operasional di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi kinerja perbankan. ? (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk optimistis dapat menjaga efisiensi operasional di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi kinerja perbankan. 

Keyakinan itu, disampaikan merespons peningkatan rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) bank.

Hingga September 2025, CIMB Niaga mencatatkan rasio BOPO sebesar 73,23%, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 72,85%.

Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan menjelaskan, kenaikan BOPO tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penurunan kualitas kredit.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tarik Rp75 Triliun Dana Pemerintah dari Bank, Alihkan ke Belanja Rutin

“Pada kuartal III-2025, ada pencadangan yang kami siapkan sebagai antisipasi penurunan kualitas kredit,” ujar Lani kepada Kontan, Jumat (2/1/2026).

Meski demikian, Lani menegaskan bahwa dari sisi biaya operasional di luar CKPN, kondisi CIMB Niaga masih berada di level yang relatif stabil. Hal ini tercermin dari rasio biaya terhadap pendapatan (cost to income ratio/CIR) yang berada di kisaran 45%.

“Posisi ini yang terbaik dibanding peers di industri,” ungkapnya.

Lani juga mengakui adanya peningkatan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di sejumlah segmen, khususnya kredit perumahan dan otomotif. Namun demikian, ia tetap optimistis efisiensi operasional bank akan membaik ke depan.

“Kami yakin kondisi akan terus membaik menjelang kuartal IV,” kata Lani.

Baca Juga: Sisa Saham BCA Hasil Buyback Mencapai 28,3 Juta Saham Hingga Akhir 2025

Hingga November 2025, bank mencatatkan laba operasional sebesar Rp 7,76 triliun, meningkat dari Rp 7,41 triliun pada November 2024 atau naik 4,74% secara tahunan. Sementara laba bersihnya sebesar Rp 6,15 triliun, naik dari posisi Rp 5,85 triliun atau 5,13% secara tahunan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×