Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian terus memperluas akses produk tabungan emas melalui kolaborasi dengan perbankan. Setelah menggandeng sejumlah bank, Pegadaian mengungkapkan sejumlah bank lain juga akan menghadirkan layanan tabungan emas melalui aplikasi superapp masing-masing.
Direktur Teknologi Informasi dan Digital Pegadaian Yos Iman Jaya Dappu mengatakan, Pegadaian membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya dengan perbankan untuk memperluas jangkauan masyarakat terhadap produk tabungan emas.
Dalam pengembangan tersebut, PT Bank Negara Indonesia (BNI) dan PT Bank Tabungan Negara (BTN) menjadi bagian dari bank yang akan menghadirkan layanan tabungan emas Pegadaian melalui kanal digital mereka.
Baca Juga: Bank Mandiri (BMRI) Catat Laba Bersih Tumbuh 24% Jadi Rp 33,01 Triliun pada Juli 2026
Menurut Yos, strategi kolaborasi dengan bank menjadi penting karena masing-masing bank telah memiliki basis nasabah yang besar. Dengan demikian, Pegadaian dapat memperluas penetrasi tabungan emas tanpa hanya mengandalkan kanal digital milik perseroan.
"Karena kita punya keterbatasan untuk menjangkau nasabah. Teman-teman bank lain ini punya nasabahnya sendiri, why not kita berkolaborasi?" ujar Yos di Jakarta, Jumat (14/8).
Ia menyebut, saat ini sudah ada lebih dari 15 mitra yang terintegrasi dengan Pegadaian. Beberapa di antaranya yakni BRI, CIMB Niaga dan Maybank.
Pegadaian juga masih menyiapkan sekitar 4-5 mitra baru untuk bergabung dalam ekosistem tersebut hingga akhir tahun.
Yos mengatakan, kolaborasi dengan bank bukan sekadar untuk menambah jumlah kanal transaksi, tetapi juga memperluas basis nasabah tabungan emas Pegadaian.
Salah satu kolaborasi terbaru dilakukan dengan BCA melalui aplikasi MyBCA. Melalui layanan tersebut, nasabah BCA dapat mulai membuka tabungan emas dari aplikasi yang sudah mereka gunakan sehari-hari.
Basis pengguna MyBCA yang mencapai sekitar 15,8 juta nasabah menjadi potensi pasar yang besar bagi Pegadaian.
"Kalau 15,8 juta orang itu buka tabungan emas di MyBCA, ya otomatis itu juga akan menjadi nasabahnya Pegadaian," tutur Yos.
Baca Juga: Gandeng BCA, Pegadaian Genjot Tabungan Emas di Kalangan Gen Z
Menurut dia, model serupa dapat diterapkan melalui kolaborasi dengan bank lainnya. Pegadaian akan menjadi pihak yang mengelola dan menyimpan emas fisik yang mendasari kepemilikan tabungan emas nasabah.
Dengan semakin banyaknya bank yang menyediakan akses tersebut, Pegadaian berharap produk tabungan emas dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, termasuk generasi muda.
Produk tabungan emas Pegadaian sendiri dapat dimulai dengan nominal sekitar Rp10.000, sehingga dinilai memiliki hambatan masuk yang relatif rendah bagi masyarakat yang baru mulai berinvestasi emas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
