kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bank Mandiri (BMRI) Catat Laba Bersih Tumbuh 24% Jadi Rp 33,01 Triliun pada Juli 2026


Jumat, 14 Agustus 2026 / 18:29 WIB
Bank Mandiri (BMRI) Catat Laba Bersih Tumbuh 24% Jadi Rp 33,01 Triliun pada Juli 2026
ILUSTRASI. Bank Mandiri mengantongi laba bersih secara bank only sebanyak Rp 33,01 triliun, tumbuh hingga 24,19% secara tahunan per Juli 2026.(KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk berhasil menggenjot laju pertumbuhan kinerjanya di awal semester II tahun ini.

Hingga Juli 2026, emiten bank berkode saham BMRI ini mengantongi laba bersih secara bank only sebanyak Rp 33,01 triliun, tumbuh hingga 24,19% secara tahunan (year-on-year/yoy). 

Menengok laporan keuangan bulanannya, capaian ini di antaranya ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar 8,39% yoy menjadi Rp 48,31 triliun.

Memang, pendapatan bunga bank sendiri tumbuh 5,87% yoy menjadi Rp 74,99 triliun, meski beban bunga sebenarnya juga naik 1,59% yoy menjadi Rp 26,68 triliun. 

Baca Juga: Gandeng BCA, Pegadaian Genjot Tabungan Emas di Kalangan Gen Z

Dari sisi operasional lainnya, beban impairment Bank Mandiri selama juga tujuh bulan pertama ini sejatinya naik 19,81% yoy menjadi Rp 4,79 triliun. Namun begitu, pendapatan komisi/provisi/fee dan administrasi juga tumbuh subur 22,37% yoy menjadi Rp 13,49 triliun. 

Di samping itu, keuntungan Bank Mandiri dari penjualan aset keuangan juga terpantau naik 25,72% yoy menjadi Rp 1,91 triliun, pun keuntungan dari transaksi spot dan derivatif/forward melonjak jadi Rp 1,45 triliun dari posisi Rp 188,93 miliar tahun lalu. Ditambah lagi, pendapatan dividen bank naik 10,2% yoy menjadi Rp 1,61 triliun. 

Dengan kombinasi itu, laba operasional bank berhasil tumbuh 24,92% yoy menjadi Rp 40,59 triliun. 

Dari sisi intermediasi, nilai kredit yang disalurkan Bank Mandiri secara bank only mencapai Rp 1.595,84 triliun, tumbuh 19,4% yoy. Sejalan dengan itu, total aset bank bertambah 21,61% yoy menjadi Rp 2.360,68  triliun. 

Baca Juga: OJK Buka Suara Soal Emiten Bank yang Masuk Daftar HSC BEI

Adapun total dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri tumbuh 18,48% yoy menjadi Rp 1.684,07 triliun. Rinciannya, giro naik 2,59% yoy menjadi Rp 617,72 triliun, tabungan tumbuh 11,37% yoy menjadi Rp 567,44 triliun, sementara deposito melonjak 61,06% yoy menjadi Rp 498,9 triliun. 

Dengan begitu, rasio pendanaan terhadap kredit (loan to deposit ratio/LDR) bank ada di posisi 94,76%, relatif lebih ketat ketimbang posisi 94,03% pada tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×