kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.565   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

CNAF Optimistis Penyaluran Pembiayaan Baru Tembus Rp 9 Triliun pada 2024


Selasa, 08 Oktober 2024 / 16:13 WIB
CNAF Optimistis Penyaluran Pembiayaan Baru Tembus Rp 9 Triliun pada 2024
ILUSTRASI. CNAF menargetkan total penyaluran pembiayaan baru bisa mencapai Rp 9 triliun pada tahun 2024


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pembiayaan atau multifinance CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menargetkan total penyaluran pembiayaan baru bisa mencapai Rp 9 triliun pada tahun ini. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan CNAF masih optimistis untuk mencapai target tersebut. 

"CNAF optimistis setiap segmen akan tumbuh merata sampai akhir 2024," katanya kepada Kontan, Selasa (2/10).

Ristiawan menyampaikan penyaluran pembiayaan baru perusahaan telah mencapai Rp 6,29 triliun sampai Agustus 2024. Nilai itu tumbuh 18%, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 5,32 triliun.

Untuk mendorong pembiayaan di tengah kondisi daya beli yang menurun, Ristiawan menerangkan pihaknya akan menerapkan sejumlah strategi.

Baca Juga: Pasar Kendaraan Nasional Lesu, Begini Kinerja Pembiayaan CNAF

Salah satunya dengan memperkuat Know Your Customer (KYC) nasabah dan menjalankan Risk Based Pricing, yaitu penentuan suku bunga berdasarkan dari tingkat risiko nasabah. 

"Hal tersebut dilakukan CNAF dalam rangka menjaga stabilitas kinerja perusahaan," ujarnya.

Jika menilik dari sisi unit kendaraan, Ristiawan menyampaikan sampai Agustus 2024 CNAF, telah membiayai sebanyak 26,253 unit kendaraan. Nilai itu tumbuh 7%, jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang sebanyak 24,451 unit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×