Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatat penyaluran pembiayaan modal kerja masih tumbuh pada kuartal I-2026 di tengah kondisi ekonomi global yang masih bergejolak.
Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, perusahaan tetap melihat peluang pertumbuhan pembiayaan produktif meski pelaku usaha saat ini cenderung lebih konservatif dalam mengembangkan bisnis.
“Di tengah dinamika ekonomi global yang masih bergejolak saat ini, pembiayaan modal kerja masih memiliki peluang untuk tumbuh positif secara selektif,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (8/5/2026).
Baca Juga: Bank Danamon (BDMN) dan MUFG Umumkan Rencana Integrasi, Apa Bedanya dengan Merger?
Sepanjang kuartal I-2026, penyaluran pembiayaan baru modal kerja CNAF mencapai Rp 223 miliar. Nilai tersebut tumbuh 9,7% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 203 miliar.
Ristiawan menuturkan, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya sektor jasa, masih menjadi penyerap terbesar pembiayaan modal kerja perusahaan.
“Kami melihat sektor UMKM, terutama yang bergerak di bidang jasa, masih menjadi kontributor utama dalam penyaluran pembiayaan modal kerja,” jelasnya.
Di sisi lain, perusahaan juga terus memperkuat strategi bisnis untuk menjaga pertumbuhan pembiayaan. CNAF antara lain meningkatkan penetrasi pasar dan mempercepat digitalisasi proses pembiayaan melalui CNAF Mobile yang telah terintegrasi dengan OCTO Mobile.
Sementara itu, kualitas pembiayaan di segmen ini juga tetap terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) sebesar 1,7%, yang masih berada di bawah rata-rata industri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













