kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dapen Pertamina bayar pensiun Rp 70 miliar/bulan


Kamis, 09 Juni 2016 / 22:45 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Dana pensiun (Dapen) terus memutar otak demi memenuhi kewajiban membayarkan manfaat pensiun. Dapen Pertamina mengandalkan pada imbal hasil untuk menunaikan kewajibannya.

Adrian Rusmana, Direktur Utama Dapen Pertamina memiliki strategi dalam menjalankan kebijakan perusahaan. Hal utama yang dipegang teguh adalah investasi yang harus disesuaikan dengan liabilities. Artinya, aset yang ditempatkan dicocokkan dengan usia pensiuan Pertamina. Oleh karena itu, investasinya lebih menyasar pada instrumen jangka panjang. Namun jika suatu saat Dapen memerlukan dana, tetap bisa terpenuhi.

"Kriteria tersebut cocok dengan karakteristik obligasi korpoasi yang memberikan kupon tiap kuartal. Begitupula dengan instrumen saham yang memberikan dividen secara berkala," ungkap Adrian.

Kesesuaian aset dengan liabilities menjadi sangat penting untuk menjaga likuiditas tetap baik. Sebagai informasi, pensiunan Pertamina terdiri atas 52.000 pensiun. Setiap bulannya, Dapen Pertamina membayarkan manfaat pensiun sekitar Rp 70 miliar. Manfaat pensiun ini tertutup dari pembayaran iuran pensiun dari pekerja dan pengembalian investasi (imbal hasil).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×