kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   13,00   0,08%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Darmin : Dampak kenaikan BI rate minim


Selasa, 15 Februari 2011 / 12:03 WIB
ILUSTRASI. Lelang Sukuk Negara


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Gubernur Bank Indonesia (BI), Darmin Nasution, menilai kenaikan BI rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,75%, tidak akan memberikan dampak yang signifikan, baik terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), suku bungan kredit, dan pertumbuhan kredit.

"Kenaikan BI rate itu perlu, karena untuk meredam peningkatan ekspektasi inflasi maupun tekanan inflasi kedepan yang apabila tidak diambil langkah kenaikan BI rate, maka akan berdampak negatif untuk pertumbuhan ekonomi yang berlanjutan," kata Darmin Nasution, dalam rapat kerja bersama komisi XI DPR, Senin (14/2).

Selain itu, Darmin mengungkapkan adanya rencana jangka pendek untuk penyesuaian inflasi yaitu dengan penguatan langkah-langkah untuk stabilisasi harga pangan melalui kebijakan impor, penurunan bea masuk dan operasi pasar yang telah ditempuh selama ini.

Adapun rencana jangka panjang, seperti upaya peningkatan produktifitas pertanian, terutama bahan pangan, kemudian perbaikan struktur pasar dan distribusi komoditas startegi, serta kebijakan makro yang komperhensif untuk mendukun ketahanan dan stabilisasi harga pangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×