kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.704.000   -3.000   -0,18%
  • USD/IDR 16.310   25,00   0,15%
  • IDX 6.803   14,96   0,22%
  • KOMPAS100 1.005   -3,16   -0,31%
  • LQ45 777   -4,08   -0,52%
  • ISSI 212   1,22   0,58%
  • IDX30 402   -2,62   -0,65%
  • IDXHIDIV20 484   -3,58   -0,73%
  • IDX80 114   -0,52   -0,46%
  • IDXV30 119   -0,94   -0,79%
  • IDXQ30 132   -0,40   -0,30%

Di Tengah Ketidakpastian, Mandiri Capital Tetap Agresif Berinvestasi Tahun Ini


Rabu, 10 Mei 2023 / 22:47 WIB
Di Tengah Ketidakpastian, Mandiri Capital Tetap Agresif Berinvestasi Tahun Ini
ILUSTRASI. Aktivitas karyawan?PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) di Jakarta, Rabu (29/3).


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) akan terus aktif dalam berinvestasi di tahun ini. Namun, MCI akan lebih selektif dan berhati-hati (prudent) memilih perusahaan rintisan (startups) untuk diinvestasikan.

Chief Investment Officer Mandiri Capital Indonesia Dennis Pratistha mengatakan, pihaknya akan fokus mencari kesesuaian produk pasar dan jalur yang jelas menuju profitabilitas.

“Di luar pendanaan, MCI juga fokus dalam value creation via business development baik untuk startups portfolio maupun non-portfolio. MCI membangun sinergi dengan ekosistem Mandiri Group dan juga melebar ke dalam ekosistem BUMN,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (10/5).

Baca Juga: Mandiri Capital Indonesia Berikan Pendanaan Senilai US$ 4 Juta untuk Kecilin

Dennis menjelaskan, belakangan ini pihaknya investor utaman untuk mendanai Kecilin, yang merupakan startup penyedia teknologi cloud dan kompresi di Indonesia.

“Pada round pendanaan ini terkumpul US$ 4 Juta dari seluruh investor. Ke depannya, MCI masih aktif berinvestasi dan mencari startup yang dapat bersinergi dengan Mandiri Group ataupun ekosistem BUMN lainnya,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, di tengah ketidakpastian ekonomi pihaknya akan terus melakukan investasi secara agresif dalam mencari penawaran yang bagus (good deals) namun tetap selektif.

“MCI juga fokus kepada portfolio management untuk membantu investee kami meningkatkan kinerja bisnis mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dennis menambahkan bahwa pihaknya akan berinvestasi pada startup yang memiliki potensi besar kedepannya. Dia bilang, MCI merupakan VC yang agonistic dan multistage, di mana MCI memilik tiga strategi pendanaan yang berbeda.

Pertama, Balance Sheet Fund, di mana merupakan sektor agnostik dan berfokus kepada startups growth stage (Series A - Series C) SEA yang memiliki operasi di Indonesia.

Baca Juga: Mandiri Capital Indonesia Belum Berniat Exit dari Saham GOTO dan BUKA

Kedua, Indonesia Impact Fund yang terbentuk di 2022, di mana merupakan impact fund private pertama di indonesia yang mendukung implementasi SDG melalui kerja sama dengan UNDP dan berfokus pada startup early stage (Seed - Pre Series A).

Ketiga, Merah Putih Fund, merupakan pendanaan yang terbentuk dari insentif pemerintah untuk mendukung pertumbuhan dari unicorns (Series C+ or Later Stage) di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×