kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.870   27,00   0,16%
  • IDX 8.219   -46,79   -0,57%
  • KOMPAS100 1.159   -9,20   -0,79%
  • LQ45 830   -8,91   -1,06%
  • ISSI 295   -1,13   -0,38%
  • IDX30 433   -3,16   -0,73%
  • IDXHIDIV20 517   -3,83   -0,74%
  • IDX80 129   -1,09   -0,83%
  • IDXV30 143   -0,18   -0,13%
  • IDXQ30 140   -1,43   -1,02%

Ditopang 3 sektor, BNI proyeksikan kredit infrastruktur naik 15% di 2018


Selasa, 23 Januari 2018 / 15:18 WIB
Ditopang 3 sektor, BNI proyeksikan kredit infrastruktur naik 15% di 2018
ATM BNI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memproyeksi kredit infrastruktur pada thaun 2018 bisa mengalami kenaikan 15% secara tahunan atau year on year (yoy). Diharapkan pertumbuhan infrastruktur bisa mendorong pertumbuhan kredit BNI secara umum.

Putrama Wahju Setyawan, Direktur Bisnis Menengah BNI bilang kredit infrastruktur diproyeksi tumbuh cukup baik di tahun ini. "Pertumbuhannya di kisaran 11%-15% secara tahunan atau year on year (yoy)," kata Putrama kepada Kontan.co.id, Senin (22/1).

Kredit infrastruktur ini menurut Putrama banyak disumbang oleh kredit tol, pembangkit dan telekomunikasi.

Seiring dengan pertumbuhan kredit infrastruktur, BNI juga mendorong pertumbuhan kredit menengah. Diharapkan pada tahun ini pertumbuhan kredit menengah bisa naik 24% yoy.

Pertumbuhan kredit menengah ini diharapkan bisa terjadi dengan strategi value chain. Konsep ini dengan melakukan leverage debitur besar seperti korporasi dan BUMN. Leverage debitur korporasi ini dilakukan dengan mendorong porsi kredit menengah dan kecil.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×