kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.577.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.927   1,81   0,02%
  • KOMPAS100 1.228   1,24   0,10%
  • LQ45 867   -0,26   -0,03%
  • ISSI 324   0,73   0,22%
  • IDX30 439   -1,28   -0,29%
  • IDXHIDIV20 517   -1,85   -0,36%
  • IDX80 137   0,18   0,13%
  • IDXV30 144   0,08   0,05%
  • IDXQ30 140   -0,90   -0,64%

Ditopang 3 sektor, BNI proyeksikan kredit infrastruktur naik 15% di 2018


Selasa, 23 Januari 2018 / 15:18 WIB
Ditopang 3 sektor, BNI proyeksikan kredit infrastruktur naik 15% di 2018
ATM BNI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memproyeksi kredit infrastruktur pada thaun 2018 bisa mengalami kenaikan 15% secara tahunan atau year on year (yoy). Diharapkan pertumbuhan infrastruktur bisa mendorong pertumbuhan kredit BNI secara umum.

Putrama Wahju Setyawan, Direktur Bisnis Menengah BNI bilang kredit infrastruktur diproyeksi tumbuh cukup baik di tahun ini. "Pertumbuhannya di kisaran 11%-15% secara tahunan atau year on year (yoy)," kata Putrama kepada Kontan.co.id, Senin (22/1).

Kredit infrastruktur ini menurut Putrama banyak disumbang oleh kredit tol, pembangkit dan telekomunikasi.

Seiring dengan pertumbuhan kredit infrastruktur, BNI juga mendorong pertumbuhan kredit menengah. Diharapkan pada tahun ini pertumbuhan kredit menengah bisa naik 24% yoy.

Pertumbuhan kredit menengah ini diharapkan bisa terjadi dengan strategi value chain. Konsep ini dengan melakukan leverage debitur besar seperti korporasi dan BUMN. Leverage debitur korporasi ini dilakukan dengan mendorong porsi kredit menengah dan kecil.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×