kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Ditopang kredit, Bank Mandiri proyeksikan laba akhir 2018 bisa sentuh Rp 24 triliun


Rabu, 17 Oktober 2018 / 18:31 WIB
ILUSTRASI. KPR Bank Mandiri


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) memproyeksi sampai akhir 2018 bisa mencapai target laba bersih sekitar Rp 22 triliun-Rp 24 triliun. Proyeksi laba sampai akhir 2018 ini naik 10%-20% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan tahun lalu.

Panji Irawan, Direktur Keuangan Bank Mandiri mengatakan sampai kuartal III-2018 kinerja Bank Mandiri masih sesuai target yang akan dicanangkan sampai akhir tahun.

“Pertumbuhan laba ini akan didorong oleh pertumbuhan kredit sebesar 11%-13% secara yoy sampai akhir tahun,” kata Panji dalam paparan kinerja, Rabu (17/10). 

Selain itu, sampai akhir tahun diproyeksi NIM atau margin bunga bersih akan berada di angka 5,5%-5,7%.

Selain itu, rasio kredit bermasalah atau NPL Bank Mandiri juga akan membaik diangka 2,8%-3,2%.

Herry Gunardi Direktur Bank Mandiri bilang, meskipun target laba dan kredit masih sesuai target, namun untuk pengumpulan dana pihak ketiga terutama dana murah masih sedikit di bawah target.

“Guidance kami untuk dana murah sampai akhir tahun Rp 590 triliun,” kata Herry dalam kesempatan yang sama. 

Menurut Herry saat ini memang ada tekanan dana pihak ketiga (DPK) di pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×