Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun perbankan terus mencatat pertumbuhan positif hingga Agustus 2026. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), total DPK perbankan mencapai Rp9.732,8 triliun atau tumbuh 7,7% secara tahunan (year on year/yoy) pada Agustus 2026. Pertumbuhan tersebut relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya.
Berdasarkan data analisis uang beredar BI, pertumbuhan DPK terutama ditopang oleh kenaikan tabungan. Produk simpanan tersebut tumbuh 9,5% yoy pada Agustus 2026, meningkat dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 8,3%.
Sementara itu, giro tumbuh 9,4% yoy, meski melambat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang mencapai 10,5%. Adapun simpanan berjangka tumbuh 4,7% yoy, naik tipis dari 4,8% pada bulan sebelumnya.
Jika dilihat berdasarkan mata uang, DPK rupiah tercatat sebesar Rp8.129 triliun atau tumbuh 5,5% yoy. Sementara itu, DPK valuta asing (valas) mencapai Rp1.603,7 triliun dengan pertumbuhan yang lebih tinggi, yakni 20,4% yoy.
Baca Juga: Indo Premier Sekuritas Rilis IPOT X Berbasis AI, Ini Fitur Barunya
Pada DPK rupiah, giro tumbuh 8,5% yoy menjadi Rp2.237,6 triliun. Tabungan meningkat 8,4% menjadi Rp2.932,1 triliun, sedangkan simpanan berjangka hanya tumbuh 0,7% menjadi Rp2.959,4 triliun.
Adapun DPK valas terdiri dari giro sebesar Rp856,5 triliun yang tumbuh 11,6% yoy, tabungan Rp258 triliun yang tumbuh 23,6%, serta simpanan berjangka Rp489,2 triliun yang tumbuh 37,5%.
Berdasarkan golongan nasabah, pertumbuhan DPK juga ditopang oleh segmen korporasi. DPK korporasi tercatat tumbuh 11% yoy pada Agustus 2026.
Baca Juga: Amartha Gabungkan AI dan Tenaga Lapangan untuk Seleksi Borrower
Sementara itu, DPK perorangan tumbuh 2,8% yoy, sedangkan DPK dari golongan nasabah lainnya tumbuh 6,2% yoy.
Secara lebih rinci, giro korporasi tumbuh 13,1% yoy, sementara giro perorangan terkontraksi 8,3%. Giro dari nasabah lainnya juga turun 3,7%.
Pada produk tabungan, DPK korporasi tumbuh paling tinggi sebesar 21,5%, diikuti tabungan nasabah lainnya sebesar 18,2% dan tabungan perorangan sebesar 6,5%.
Sementara pada simpanan berjangka, DPK korporasi tumbuh 10,2%, nasabah lainnya tumbuh 19,3%, sedangkan simpanan berjangka perorangan terkontraksi 3,2%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














