kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

DPK valas perbankan cenderung turun


Senin, 27 April 2020 / 21:11 WIB
ILUSTRASI. Kantor cabang CIMB Niaga.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Walaupun nilai tukar rupiah mengalami pelemahan, BWS belum merevisi target DPK termasuk simpanan valas. Perseroan masih menunggu perkembangan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Sementara dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) awal, perseroan menargetkan DPK valas Rp 5.97 triliun dengan asumsinya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sebesar 14.250 atau sekitar US$ 419 juta.

Baca Juga: Bank klaim sudah sosialisasikan penurunan suku bunga kartu kredit ke nasabah

Sementara PT Bank Central Asia Tbk (BCA) masih mencatatkan pertumbuhan simpanan valas hingga Februari 2020. Total DPK perseroan tumbuh 12,4% YoY menjadi Rp 704,9 triliun dimana DPK valas tercatat naik 6,5%YoY menjadi Rp 50,4 triliun.

"Ke depannya, BCA akan tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan transaksi valas sesuai dengan kebutuhan nasabah dalam berbagai jenis mata uang." Tandas Santoso Liem, Direktur BCA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×