kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

DPLK Avrist Sebut Naiknya BI Rate Jadi 5,75% Dapat Pengaruhi Hasil Investasi


Sabtu, 27 Juni 2026 / 21:19 WIB
DPLK Avrist Sebut Naiknya BI Rate Jadi 5,75% Dapat Pengaruhi Hasil Investasi
ILUSTRASI. Ketua Pengurus DPLK Avrist Firmansyah (Avrist/dok)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate meningkat lagi menjadi sebesar 5,75%. Mengenai hal itu, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Avrist menilai kenaikan suku bunga acuan BI bisa mempengaruhi hasil investasi. 

President Director DPLK Avrist, Firmansyah menyampaikan pengaruh tersebut dapat terjadi utamanya pada yield instrumen pendapatan tetap dan pasar uang. Namun, dia bilang dampaknya tidak selalu negatif. Dalam jangka pendek, Firmansyah menyampaikan kenaikan suku bunga dapat memengaruhi valuasi obligasi. 

"Sebaliknya, dalam jangka menengah dan panjang, instrumen baru yang diterbitkan berpotensi menawarkan tingkat imbal hasil yang lebih tinggi, sehingga dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas return portofolio," ujarnya kepada Kontan, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga: DPLK Avrist Nilai Naiknya BI Rate Jadi 5,50% Dapat Pengaruhi Hasil Investasi

Oleh karena itu, Firmansyah mengatakan dalam pengelolaan dana pensiun, yang terpenting bukan hanya merespons perubahan suku bunga secara jangka pendek, melainkan dapat memastikan strategi investasi tetap disiplin dan konsisten dengan tujuan jangka panjang peserta.

Pada akhirnya, Firmansyah menerangkan fokus DPLK Avrist bukan mengejar return tertinggi dalam satu periode tertentu, melainkan menjaga pertumbuhan dana peserta secara sehat, stabil, dan berkelanjutan hingga masa pensiun.

Sebagai informasi, berdasarkan data statistik OJK, total investasi DPLK konvensional sebesar Rp 157,78 triliun per April 2026. Adapun kinerja Return on Investment (RoI) DPLK konvensional sampai April 2026 tercatat di level 0,75%. 

Baca Juga: DPLK Avrist Sebut Kenaikan BI Rate Bisa Berdampak terhadap Instrumen Investasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×