kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

DPLK Avrist Nilai Naiknya BI Rate Jadi 5,50% Dapat Pengaruhi Hasil Investasi


Selasa, 16 Juni 2026 / 21:18 WIB
DPLK Avrist Nilai Naiknya BI Rate Jadi 5,50% Dapat Pengaruhi Hasil Investasi
ILUSTRASI. Ketua Pengurus DPLK Avrist Firmansyah (Avrist/dok)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate meningkat lagi menjadi sebesar 5,50%. Mengenai hal itu, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Avrist menilai kenaikan suku bunga acuan BI bisa memengaruhi hasil investasi. 

President Director DPLK Avrist Avrist Firmansyah menyampaikan pengaruh tersebut dapat terjadi utamanya pada yield instrumen pendapatan tetap dan pasar uang. Namun, dia bilang dampaknya tidak selalu negatif. Dalam jangka pendek, Firmansyah menyampaikan kenaikan suku bunga dapat memengaruhi valuasi obligasi. 

"Sebaliknya, dalam jangka menengah dan panjang, instrumen baru yang diterbitkan berpotensi menawarkan tingkat imbal hasil yang lebih tinggi, sehingga dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas return portofolio," ujarnya kepada Kontan, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga: DPLK Avrist Catat Pertumbuhan Aset 8,65% pada Kuartal I-2026, Ini Penopangnya

Oleh karena itu, Firmansyah mengatakan dalam pengelolaan dana pensiun, yang terpenting bukan hanya merespons perubahan suku bunga secara jangka pendek, melainkan dapat memastikan strategi investasi tetap disiplin dan konsisten dengan tujuan jangka panjang peserta.

Pada akhirnya, Firmansyah menerangkan fokus DPLK Avrist bukan mengejar return tertinggi dalam satu periode tertentu, melainkan menjaga pertumbuhan dana peserta secara sehat, stabil, dan berkelanjutan hingga masa pensiun.

Sebagai informasi, berdasarkan data statistik OJK, total investasi DPLK konvensional sebesar Rp 157,78 triliun per April 2026. Adapun kinerja Return on Investment (RoI) DPLK konvensional sampai April 2026 tercatat di level 0,75%. 

Baca Juga: DPLK Avrist Sebut Kenaikan BI Rate Bisa Berdampak terhadap Instrumen Investasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU

[X]
×