kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

DPR: Budi Mulya harus berikan penjelasan resmi terkait Century


Senin, 03 Oktober 2011 / 15:06 WIB
DPR: Budi Mulya harus berikan penjelasan resmi terkait Century
ILUSTRASI. Warren Buffett akhirnya berbicara pada acara 1.000 Bisnis Kecil Goldman Sachs pada pekan lalu, setelah diam berbulan-bulan lamanya. REUTERS/Scott Morgan/File Photo


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Bola panas kasus PT Bank Century Tbk (BCIC) terus menggelinding. Kini, giliran Bank Indonesia (BI) yang harus mengklarifikasi soal peminjaman dana salah satu Deputi Gubernur yaitu Budi Mulya pada pemilik Century, Robert Tantular.

Ketua Komisi XI DPR RI Achsanul Kosasih meminta bank sentral memberikan penjelasan resmi terkait utang Budi Mulya sebesar Rp 1 miliar pada 2008 silam.

"Kami menunggu respon dari beliau. Apakah dana itu untuk kepentingan bisnis mereka berdua atau keperluan penyelesaian kasus Bank Century. Karena hal ini tidak terungkap di Pansus Century." ungkap Achsanul saat dihubungi KONTAN, Senin (3/10).

Ia memastikan, pernyataan Budi nantinya akan dikroscek dengan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).

"Ini semua dilakukan agar tidak terjadi penghakiman dini kepada pejabat yang belum tentu bersalah," pungkas Achsanul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×