kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.005   3,00   0,02%
  • IDX 5.272   -7,00   -0,13%
  • KOMPAS100 679   -0,73   -0,11%
  • LQ45 531   0,70   0,13%
  • ISSI 179   -0,54   -0,30%
  • IDX30 298   0,52   0,17%
  • IDXHIDIV20 390   1,19   0,31%
  • IDX80 78   0,04   0,04%
  • IDXV30 108   0,25   0,24%
  • IDXQ30 99   0,39   0,39%

Draft RUU LPPI masih dibahas di Bappenas


Kamis, 18 Juli 2019 / 20:54 WIB


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pembentukan Lembaga Pembiayaan Pembangunan Indonesia (LPPI) masih tahap pembahasan di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Saat ini Rancangan Undang-undang (RUU) LPPI juga masih menunggu masukan dari pemerintah sampai akhirnya siap dibawa ke parlemen.

Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Meirijal Nur mengatakan RUU tersebut telah diharmonisasikan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) dan dibahas oleh panitia antar Kementerian.

“Jadi draft-nya belum dibahas dan belum masuk ke parlemen. Saat ini drafnya masih di Bappenas dalam kerangka regulasi,” kata Meirijal di Jakarta, Kamis (18/7).

Yang jelas, dari sisi persyaratan RUU sudah memenuhi, termasuk ketentuan adanya naskah akademik. Rancangan aturan ini sudah diproses sejak tahun 2016, namun ada berbagai riset yang dilakukan sampai akhirnya rampung, berupa riset dari aspek sosial, ekonomi dan yuridis.

Dalam naskah akademik ditemukan, bahwa Indonesia mempunyai gap pembiayaan yang besar. Solusinya adalah dengan memperbesar kapasitas dan tata kelola SMI dengan mendorong lembaga ini menjadi LPPI.

Namun ia belum bisa memastikan kapan lembaga ini berdiri. Menurutnya, jika Presiden Joko Widodo dan Bappenas bersedia mendorong RUU ini masuk parlemen pada tahun 2020, maka pihaknya akan siap.

“Jika pemerintah mengharapkan seperti itu, tapi kami belum tahu kepastian dari kerangka regulasi Bappenas karena mereka juga punya skala prioritas,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×