kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 18.010   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.120   11,61   0,19%
  • KOMPAS100 806   4,35   0,54%
  • LQ45 615   6,01   0,99%
  • ISSI 211   -0,80   -0,38%
  • IDX30 347   3,76   1,09%
  • IDXHIDIV20 434   5,38   1,26%
  • IDX80 92   0,53   0,58%
  • IDXV30 118   0,59   0,50%
  • IDXQ30 112   1,37   1,24%

Dua tantangan besar yang harus dihadapi dunia perbankan di era 5G


Jumat, 14 Agustus 2020 / 19:20 WIB
ILUSTRASI. Arwin rasyid


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Buku yang terbit dalam dua bahasa: Inggris dan Indonesia ini diluncurkan secara virtual melalui Zoom yang diikuti sekitar 800 peserta dari berbagai negara dan disiarkan untuk publik melalui Youtube pada Jumat (14/8/2020).

Peluncuran Buku tersebut juga mendapat Sambutan dari: Wimboh Santoso, Ketua OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Dato Sri Nazir Razak, Founder Ikhlas Capital dan Mantan Presiden Komisaris CIMB Niaga, Prof. Rhenald Kasali, Founder Rumah Perubahan dan Presiden Komisars PT Telkom.

Acara Launching Buku secara virtual tersebut juga disertai Talk Show bertajuk "The Future of Digital Banking and Fintech" yang menghadirkan para pembicara:  Riswinandi (Komisioner OJK), Tigor M. Siahaan (CEO Bank CIMB NIaga), dan Adrian Gunadi (CEO Investree).

Baca Juga: Tigor M Siahaan calon kuat Presdir Bank CIMB Niaga

Mantan Direktur Utama Bank CIMB Niaga mengatakan, dalam buku tersebut, ia berusaha mengurai tuntas tantangan industri perbankan ke depan di era digital.

Arwin berharap buku itu dapat menjadi semacam wake up call atau pengingat terhadap satu momentum dan fenomena penting dalam sejarah perbankan yakni momentum “revolusi digital” yang mungkin terjadi hanya sekali ini, once in a lifetime of our banking history.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×