kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Duit bank syariah di BI makin menumpuk


Jumat, 02 September 2011 / 13:59 WIB
ILUSTRASI. Buku tabungan


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Perbankan syariah masih menjadikan Bank Indonesia (BI) sebagai pilihan utama penempatan dana. Data BI memperlihatkan hingga semester pertama 2011, penempatan dana perbankan syariah di BI mencapai Rp 14,203 triliun atau meningkat 69,97% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, kendati tipis penempatan dana perbankan syariah di bank lain justru mengalami penurunan. Per akhir Juni 2011 penempatan dana perbankan syariah turun 0,32% menjadi Rp 3,345 triliun dibandingkan akhir Juni 2010.

Sebelumnya, Ekonom dari Direktorat Pengelolaan Moneter BI Erwin Gunawan Hutapea mengungkapkan perbankan syariah masih kurang aktif bertransaksi di pasar uang antar bank berdasarkan prinsip syariah (PUAS). Kecenderungan perbankan syariah bertransaksi dengan Bank Indonesia atau induk sendiri dibandingkan antar perbankan syariah juga mengakibatkan likuiditas perbankan syariah pun lebih rendah dibandingkan bank konvensional.

Untuk itu, BI berencana memperkuat pengelolaan likuiditas perbankan syariah dengan mengaktifkan transaksi reverse repo ataupun term repo menggunakan underlying asset Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Termasuk di dalamnya adalah Surat Perbendaharaan Negara (SPN) Syariah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×