kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekonom BNI: BI rate tetap di 5,75%


Rabu, 11 Juli 2012 / 12:41 WIB
ILUSTRASI. Olahraga lari dengan teratur menjadi salah satu cara menurunkan kadar gula darah secara alami. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari.


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA. Ekspektasi inflasi yang masih akan di bawah 5% di akhir 2012 menjadi pertimbangan utama Kepala Ekonom BNI Ryan Kiryanto dalam memprediksi suku bunga acuan. Menurut perhitungannya, bulan ini BI rate tetap berada di level 5,75%.

Meskipun begitu, ia tak menampik ada faktor lain yang bisa menyeret naik BI rate. Salah satunya adalah "Usulan dari IMF agar Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga untuk menarik foreign capital," ujarnya. Hal itu diyakini secara otomatis akan menjaga nilai tukar rupiah agar lebih stabil.

Tapi, ia yakin, BI lebih condong menahan suku bunga patokan untuk mendorong sektor riil. Sebab, pelaku dunia usaha saat ini masih membutuhkan insentif bunga kredit yang rendah.

Sebagai catatan, inflasi bulan Juni 2012 lalu sebesar 0,62%. Sementara inflasi untuk tahun kalender per Juni adalah 1,79% dengan inflasi year on year 4,53%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×