kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Fee base Mandiri dari sukuk bakal susut


Senin, 06 Februari 2017 / 21:09 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. PT Bank Mandiri Tbk menargetkan penjualan sukuk ritel / sukri seri SR-009 sebesar Rp 2,5 triliun sampai Rp 3 triliun. Target penjualan sukuk ritel ini relatif sama dengan tahun lalu.

Elina Wirjayakusuma, SVP Wealth Management Bank Mandiri mengatakan walaupun target penjualan sama dengan tahun lalu, pada tahun ini diproyeksi pendapatan dari fee based (berbasis biaya) agak turun, "Hal ini karena komisi penjualan sukuk ritel yang diterima bank pada 2017 diproyeksi turun menjadi 0,35% dari sebelumnya 0,45%," ujar Elina kepada KONTAN, Senin (6/2).

Sebagai gambaran, Pemerintah Republik Indonesia akan kembali menawarkan Sukuk Ritel terbaru yakni Sukuk Ritel seri SR-009. Adapun penawaran sukuk ritel tersebut akan berlangsung mulai 27 Februari hingga 2 Maret 2017.

Dari beberapa bank Bank Mandiri ditunjuk sebagai salah satu penerbit sukri SR-009. Tahun lalu, permintaan investor dari sukuk SR-008 mencapai Rp 31,5 triliun atau melebihi target indikatif Rp 30 triliun.

Sedangkan tahun ini, permintaan sukri seri baru menembus Rp 25 triliun–Rp 30 triliun. Walau turun dari pencapaian tahun lalu, namun nilainya lebih tinggi dari target pemerintah yang diperkirakan hanya Rp 20 triliun saja di tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×