kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Fee base Mandiri dari sukuk bakal susut


Senin, 06 Februari 2017 / 21:09 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. PT Bank Mandiri Tbk menargetkan penjualan sukuk ritel / sukri seri SR-009 sebesar Rp 2,5 triliun sampai Rp 3 triliun. Target penjualan sukuk ritel ini relatif sama dengan tahun lalu.

Elina Wirjayakusuma, SVP Wealth Management Bank Mandiri mengatakan walaupun target penjualan sama dengan tahun lalu, pada tahun ini diproyeksi pendapatan dari fee based (berbasis biaya) agak turun, "Hal ini karena komisi penjualan sukuk ritel yang diterima bank pada 2017 diproyeksi turun menjadi 0,35% dari sebelumnya 0,45%," ujar Elina kepada KONTAN, Senin (6/2).

Sebagai gambaran, Pemerintah Republik Indonesia akan kembali menawarkan Sukuk Ritel terbaru yakni Sukuk Ritel seri SR-009. Adapun penawaran sukuk ritel tersebut akan berlangsung mulai 27 Februari hingga 2 Maret 2017.

Dari beberapa bank Bank Mandiri ditunjuk sebagai salah satu penerbit sukri SR-009. Tahun lalu, permintaan investor dari sukuk SR-008 mencapai Rp 31,5 triliun atau melebihi target indikatif Rp 30 triliun.

Sedangkan tahun ini, permintaan sukri seri baru menembus Rp 25 triliun–Rp 30 triliun. Walau turun dari pencapaian tahun lalu, namun nilainya lebih tinggi dari target pemerintah yang diperkirakan hanya Rp 20 triliun saja di tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×