kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.937   24,00   0,13%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Fundamental Solid tapi Sahamnya Tertekan, Cermati Rekomendasi Saham BBCA


Senin, 05 Oktober 2026 / 06:20 WIB
Fundamental Solid tapi Sahamnya Tertekan, Cermati Rekomendasi Saham BBCA
ILUSTRASI. Teller melayani nasabah yang menabung di Bank BCA (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Noverius Laoli

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Kevin Yudha Pratama juga menilai dampak short selling terhadap BBCA saat ini lebih bersifat sentimen dan meningkatkan volatilitas jangka pendek.

"Short selling memang bisa menambah beban psikologis ke pergerakan harga, tetapi belum menjadi faktor dominan," kata Kevin.

Menurut Kevin, tekanan terhadap BBCA merupakan kombinasi pelemahan pasar saham secara umum, arus dana asing, ketidakpastian menjelang review MSCI, serta sentimen terkait rumor akuisisi yang sebelumnya telah dibantah oleh manajemen BCA.

Baca Juga: Dapen BCA: Investasi ke Luar Negeri Bukan karena Return Domestik Tak Optimal

Di tengah tekanan tersebut, Kevin masih melihat ruang penguatan BBCA apabila fundamental perseroan tetap terjaga dan tekanan eksternal mulai mereda.

BBCA masih memiliki sejumlah penopang, antara lain profitabilitas yang relatif resilien, CASA yang kuat, kualitas aset yang terjaga, serta peluang pertumbuhan kredit dan perbaikan melalui loan repricing.

Namun, pemulihan harga saham diperkirakan berlangsung bertahap. Investor akan mencermati perkembangan net interest margin (NIM), arah arus dana asing, serta kejelasan sentimen terkait MSCI.

Kiwoom Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy untuk saham BBCA. Kevin menilai kenaikan harga yang lebih berkelanjutan tetap membutuhkan dukungan dari perbaikan fundamental sekaligus meredanya tekanan sentimen eksternal.

Sementara itu, Wafi melihat katalis BBCA hingga akhir tahun lebih banyak berasal dari faktor eksternal.

Baca Juga: BCA Life dan BCA Hadirkan Produk Asuransi Jiwa Tradisional Dwiguna VALUE+

Beberapa di antaranya adalah hasil review MSCI November yang mempertahankan status Indonesia sebagai emerging market, sinyal Federal Reserve terkait arah suku bunga, serta stabilitas nilai tukar rupiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×