kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Gadai ValueMax Indonesia Telah Salurkan Pembiayaan Rp700 Miliar hingga semeter I-2026


Senin, 17 Agustus 2026 / 15:53 WIB
Gadai ValueMax Indonesia Telah Salurkan Pembiayaan Rp700 Miliar hingga semeter I-2026
ILUSTRASI. ValueMax Indonesia (DOK/ferry saputra)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pergadaian swasta PT Gadai ValueMax Indonesia telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp700 miliar pada semester I-2026.

“Bisnis kami saat ini terus bertumbuh dan gadai emas masih menjadi kontributor utama pembiayaan perusahaan,” ujar Direktur Utama Gadai ValueMax Indonesia Brian Wiraatmadja kepada Kontan, Jumat (14/8/26).

Menurut Brian, bisnis gadai di Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar karena kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan yang cepat dan masih tinggi.

Baca Juga: Fintech AdaKami Masih Temukan Entitas Ilegal yang Mengatasnamakan Perusahaan

Di sisi lain, tingkat pemahaman masyarakat terhadap layanan pergadaian formal dan berizin resmi juga terus berkembang.

Dengan begitu, saat ini layanan gadai tidak hanya dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan dana darurat, tetapi sudah mulai banyak masyarakat kelas menengah atas yang juga menggunakannya sebagai sarana mengatur cash flow, termasuk untuk kebutuhan modal usaha.

Untuk saat ini, Gadai ValueMax sudah memiliki sembilan cabang. Namun, Brian mengatakan bahwa untuk ke depannya mereka berupaya untuk terus melakukan ekspansi jaringan secara teratur dan terstruktur dengan menyasar wilayah yang memiliki potensi pasar baik.

Selain itu, perusahaan juga terus berupaya melakukan pengembangan layanan dengan digitalisasi, peningkatan kualitas SDM, hingga kerja sama dengan mitra strategis.

Dengan begitu ja menegaskan, fokus perusahaan tidak hanya mengejar jumlah penambahan cabang saja. Akan tetapi, memastikan setiap cabang yang dibuka bisa tumbuh secara sehat dan mampu memberikan layanan terbaik untuk nasabah.

Baca Juga: Aslindo Ungkap Penyebab Tingkat Inklusi LKM Tak Sebanding dengan Tingkat Literasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×