Reporter: Ade Priyatin | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pergadaian swasta Gadai ValueMax Indonesia mencatat lonjakan pembiayaan gadai sepanjang 2026.
Direktur Utama Gadai ValueMax Indonesia Brian Wiraatmadja mengungkapkan, hingga April 2026 nilai pembiayaan perusahaan telah mencapai sekitar Rp500 miliar atau tumbuh 300% secara tahunan (year on year/YoY).
Baca Juga: Transaksi BI-FAST Perbankan Melonjak 35%, Jadi Mesin Pertumbuhan Fee Income Bank
Menurut Brian, pertumbuhan tersebut didorong sejumlah faktor, mulai dari ekspansi cabang, peningkatan kualitas layanan, hingga meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap layanan gadai resmi yang aman, cepat, dan transparan.
Gadai Emas Masih Tumbuh Positif
Brian mengatakan, segmen gadai emas masih menunjukkan kinerja positif meski harga emas bergerak fluktuatif sepanjang 2026.
“Sampai saat ini minat masyarakat untuk gadai emas masih cukup baik dan bisnis tetap bertumbuh,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga: Jumlah Nasabah Allo Bank Capai 14,5 Juta hingga Kuartal I-2026
Ia menilai emas masih dipandang sebagai instrumen yang relatif aman dan likuid bagi masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan jangka pendek.
Selain itu, kebutuhan likuiditas masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga dinilai masih cukup tinggi sehingga menopang pertumbuhan bisnis gadai emas.
Perusahaan Perketat Manajemen Risiko
Meski demikian, Brian mengakui fluktuasi harga emas membuat perusahaan harus lebih berhati-hati dalam melakukan penaksiran agunan.
Karena itu, perusahaan menerapkan manajemen risiko secara ketat agar eksposur terhadap perubahan harga emas tetap terkendali dan kualitas pembiayaan terjaga.
Baca Juga: Gadai Emas di Budi Gadai Indonesia Meningkat 24,1% hingga April 2026
Fokus Ekspansi dan Penguatan Digital
Ke depan, Gadai ValueMax Indonesia akan terus mendorong pertumbuhan bisnis gadai emas melalui sejumlah strategi.
Beberapa di antaranya yakni memperluas jaringan cabang di lokasi strategis, memperkuat layanan digital dan layanan pelanggan, hingga meningkatkan edukasi serta literasi masyarakat terkait manfaat layanan gadai resmi.
Selain itu, perusahaan juga berfokus menjaga tata kelola dan kualitas portofolio pembiayaan agar pertumbuhan bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













