Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gadai ValueMax Indonesia mengklaim koreksi harga emas dalam beberapa waktu terakhir belum berdampak signifikan terhadap bisnis gadai emas perusahaan.
Direktur Utama Gadai ValueMax Indonesia Brian Wiraatmadja menyebut, kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan jangka pendek masih stabil sehingga aktivitas gadai tetap berjalan baik meski harga emas sempat terkoreksi.
“Faktor utama yang mendorong transaksi gadai bukan hanya harga emas, tetapi juga kebutuhan likuiditas masyarakat untuk pinjaman mendadak jangka pendek,” ujar Brian kepada Kontan, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga: idScore Catat Outstanding Pembiayaan BNPL Tumbuh 23,72% per Mei 2026
Dari sisi penyaluran maupun outstanding pinjaman, perusahaan mengklaim masih membukukan pertumbuhan positif. Meski terjadi penyesuaian nilai taksiran seiring penurunan harga emas, volume transaksi dan jumlah nasabah disebut tetap meningkat sehingga kinerja masih sesuai target perusahaan.
"Faktor penentu jumlah uang pinjaman saat ini tersesuaikan dengan jumlah barang jaminan yang di agunkan serta karatase barang jaminan tersebut," lanjutnya.
Hingga Juni 2026, Gadai ValueMax telah menyalurkan pembiayaan gadai sekitar Rp 500 miliar. Nilai tersebut meningkat sekitar 250% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut Brian, terdapat sejumlah faktor yang menopang kinerja bisnis gadai emas. Selain tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan cepat, emas masih menjadi aset yang likuid dan dipercaya sebagai agunan.
Melihat ke depan, Gadai ValueMax tetap optimistis prospek bisnis gadai emas hingga akhir 2026 masih positif. Meskipun harga emas diperkirakan masih berfluktuasi, perusahaan menilai bisnis gadai memiliki karakteristik yang relatif tangguh karena lebih ditopang oleh kebutuhan likuiditas masyarakat daripada pergerakan harga emas.
Untuk menjaga pertumbuhan, perusahaan akan berfokus pada kualitas pembiayaan, peningkatan layanan kepada nasabah, serta memperluas jaringan melalui pembukaan cabang baru di sejumlah lokasi strategis.
Baca Juga: Bank Memburu Pendapatan Komisi dari Penjualan ORI030
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














