kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.911   0,00   0,00%
  • IDX 6.435   100,09   1,58%
  • KOMPAS100 848   12,62   1,51%
  • LQ45 639   6,69   1,06%
  • ISSI 222   4,08   1,88%
  • IDX30 359   2,81   0,79%
  • IDXHIDIV20 442   1,23   0,28%
  • IDX80 97   1,40   1,47%
  • IDXV30 120   1,04   0,87%
  • IDXQ30 115   0,47   0,41%

Genjot pangsa pasar, AASI akan gandeng AAUI


Senin, 26 Oktober 2015 / 17:34 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Guna meningkatkan eksistensinya, industri asuransi syariah berniat meningkatkan kerja sama dengan sejumlah lembaga lain. Termasuk dalam hal sertifikasi agen.

Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Adi Pramana menyebut dalam waktu dekat pihaknya akan bekerja sama dengan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) untuk melakukan sertifikasi para agen.

Menurut dia, industri asuransi syariah masih membutuhkan lebih banyak tenaga agen. Hal tersebut untuk menjangkau beberapa wilayah berpotensi namun belum bisa mereka sentuh.

Sebelumnya Adi bilang, pihaknya sudah mengandeng Asosiasi Asuransi Jiwa Syariah (AAJI) untuk kerja sama sertifikasi tersebut. "Sehingga ke depan kalau potensi yang ada di daerah itu untuk asuransi umum syariah, kita bisa dorong ke sana," kata Adi beberapa waktu lalu.

Saat ini, pangsa pasar asuransi syariah masih ada kisaran 5% sampai 6%. Dengan upaya ini diharapkan bisa membantu menggenjot porsi asuransi syariah untuk setidaknya mencapai angka 10% di 2020 nanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×