kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.068.000   40.000   1,32%
  • USD/IDR 16.840   20,00   0,12%
  • IDX 8.281   -115,25   -1,37%
  • KOMPAS100 1.164   -19,17   -1,62%
  • LQ45 838   -10,13   -1,20%
  • ISSI 294   -5,33   -1,78%
  • IDX30 442   -3,23   -0,73%
  • IDXHIDIV20 529   -1,28   -0,24%
  • IDX80 130   -2,01   -1,52%
  • IDXV30 143   -1,99   -1,38%
  • IDXQ30 142   -0,37   -0,26%

Bank Mega Manfaatkan Isu Coretax untuk Perkuat Retensi Nasabah


Selasa, 24 Februari 2026 / 19:25 WIB
Bank Mega Manfaatkan Isu Coretax untuk Perkuat Retensi Nasabah
ILUSTRASI. Bank Mega (Dok/Bank Mega)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah transisi sistem administrasi perpajakan ke Coretax yang masih menyisakan kebingungan di kalangan pelaku usaha, PT Bank Mega Tbk melihat peluang untuk masuk ke dalam ke urusan finansial nasabahnya. Untuk itu, Bank Mega menggelar seminar Coretax pada Senin (24/2) di MegaFirst Lounge, Menara Bank Mega, Jakarta, dengan membidik nasabah ritel dan pelaku usaha yang terdampak perubahan sistem pelaporan pajak.

Direktur Retail Banking Bank Mega Heriwan Gazali mengatakan, kegiatan ini digelar menjelang periode pelaporan pajak Maret bagi wajib pajak individu maupun korporasi. “Pemahaman atas sistem terbaru dibutuhkan agar nasabah dapat menyesuaikan perencanaan keuangan dengan ketentuan yang berlaku,” kata Heriwan dalam siaran pers, Selasa (24/2).

Langkah ini mencerminkan strategi perbankan memperluas peran dari sekadar penyedia produk simpanan dan kredit menjadi mitra konsultatif. Di tengah meningkatnya kompleksitas regulasi dan digitalisasi pajak, edukasi menjadi pintu masuk untuk memperkuat loyalitas dan mempertahankan basis dana murah.

Dalam penyelenggaraannya, Bank Mega menggandeng Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) serta FlazzTax sebagai mitra konsultan. Keterlibatan konsultan pajak dinilai penting untuk menjembatani kebutuhan wajib pajak dengan kebijakan otoritas.

Perwakilan IKPI Ikhwan Ashadi menilai, kolaborasi dengan perbankan menunjukkan tingginya kebutuhan pendampingan profesional dalam masa transisi sistem Coretax. Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam sinkronisasi data dan pelaporan mandiri guna menghindari potensi sanksi administrasi.

Bank Mega mencatat seminar serupa telah digelar 27 kali di lebih dari 15 kota, mulai dari Medan, Bandung, Surabaya hingga Makassar. Ekspansi ini menandakan pendekatan terstruktur untuk menjangkau nasabah daerah yang menghadapi tantangan serupa dalam adaptasi sistem.

Ke depan, tantangannya bukan hanya pada frekuensi penyelenggaraan, tetapi pada dampak nyata bagi kepatuhan dan efisiensi administrasi nasabah. Tanpa hasil konkret, seminar berisiko menjadi sekadar agenda relasi nasabah yang dibungkus edukasi.

Selanjutnya: Harga Emas Bullish, Merdeka Copper Gold Percepat Pengembangan Tambang Emas Pani

Menarik Dibaca: Amankan Tiket Mudik dengan Fitur DownPayment dan Promo di Tiket.com yuk

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×