kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.068.000   40.000   1,32%
  • USD/IDR 16.840   20,00   0,12%
  • IDX 8.281   -115,25   -1,37%
  • KOMPAS100 1.164   -19,17   -1,62%
  • LQ45 838   -10,13   -1,20%
  • ISSI 294   -5,33   -1,78%
  • IDX30 442   -3,23   -0,73%
  • IDXHIDIV20 529   -1,28   -0,24%
  • IDX80 130   -2,01   -1,52%
  • IDXV30 143   -1,99   -1,38%
  • IDXQ30 142   -0,37   -0,26%

Kredit Perbankan Januari 2026 Tumbuh 10,2% YoY, Ini Penopangnya


Selasa, 24 Februari 2026 / 20:57 WIB
Kredit Perbankan Januari 2026 Tumbuh 10,2% YoY, Ini Penopangnya
ILUSTRASI. Penyaluran kredit perbankan awal 2026 tumbuh 10,2%, lebih tinggi dari Desember. Peningkatan aktivitas ekonomi domestik jadi pendorong utama (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran kredit perbankan menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026. Bank Indonesia mencatat, kredit yang disalurkan perbankan pada Januari 2026 mencapai Rp 8.416,4 triliun atau tumbuh 10,2% secara tahunan (year on year/yoy).

Capaian ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Desember 2025 yang sebesar 9,3% (yoy).

Mengacu pada data uang beredar Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit pada awal tahun ini mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi domestik, baik dari sisi korporasi maupun rumah tangga.

Kredit Korporasi dan Perorangan Sama-sama Meningkat

Berdasarkan jenis debitur, kredit korporasi tumbuh 15,2% (yoy), meningkat dari 14,6% (yoy) pada bulan sebelumnya. Akselerasi ini menunjukkan masih kuatnya ekspansi dunia usaha, terutama pada sektor-sektor produktif.

Baca Juga: Penyaluran Kredit Multiguna Perbankan Masih Lesu Hingga Akhir 2025, Ini Penyebabnya

Sementara itu, kredit perorangan tumbuh 4,3% (yoy), naik dibandingkan Desember 2025 yang sebesar 3,1% (yoy). Kenaikan ini menandakan perbaikan daya beli dan kepercayaan konsumen di tengah stabilitas makroekonomi.

Kredit Modal Kerja dan Investasi Jadi Penopang

Dari sisi penggunaan, Kredit Modal Kerja (KMK) pada Januari 2026 tumbuh 4,8% (yoy), lebih tinggi dari 4,4% (yoy) pada bulan sebelumnya. Pertumbuhan KMK terutama ditopang sektor Listrik, Gas, dan Air Bersih serta sektor konstruksi, yang mencerminkan meningkatnya aktivitas operasional dan proyek berjalan.

Adapun Kredit Investasi (KI) mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 21,9% (yoy), meningkat dibandingkan 20,5% (yoy) pada Desember 2025. Kenaikan tersebut terutama bersumber dari sektor pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan, serta konstruksi.

Tingginya pertumbuhan KI mengindikasikan adanya ekspansi kapasitas usaha dan optimisme pelaku bisnis terhadap prospek ekonomi.

Kredit Konsumsi dan Properti Ikut Menguat

Di sisi konsumsi, Kredit Konsumsi (KK) tumbuh 7,2% (yoy), naik dari 6,4% (yoy) pada bulan sebelumnya. Peningkatan ini terutama didorong oleh kredit multiguna yang tumbuh 9,9% (yoy), meningkat dari 7,7% (yoy) pada Desember 2025.

Baca Juga: Rasio Kredit Macet UMKM di Perbankan Kian Memburuk

Penyaluran kredit properti juga menunjukkan akselerasi dengan pertumbuhan 14,1% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 13,1% (yoy). Pertumbuhan tersebut terutama berasal dari kredit konstruksi yang melonjak 34,4% (yoy), mencerminkan meningkatnya pembangunan proyek properti dan infrastruktur.

Kredit UMKM Masih Tertekan

Di tengah penguatan kredit secara umum, kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih mengalami kontraksi 0,5% (yoy), meski sedikit membaik dari kontraksi 0,3% (yoy) pada bulan sebelumnya.

Secara rinci, kredit usaha mikro tumbuh tipis 0,1% (yoy), sementara kredit usaha kecil dan menengah masing-masing terkontraksi 1,0% (yoy) dan 1,1% (yoy).

Berdasarkan jenis penggunaan, kontraksi kredit UMKM terutama dipicu oleh penurunan Kredit Modal Kerja yang terkontraksi 4,8% (yoy). 

Selanjutnya: Belum Final, Warner Bros Tengah Pertimbangkan Tawaran Harga Baru dari Paramount

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Lengkap untuk Kota Padang, Jangan Salah Waktu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×