kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Harga Emas Turun, Ticket Size Pembiayaan Gadai Budi Gadai Tetap Stabil


Senin, 28 September 2026 / 16:08 WIB
Harga Emas Turun, Ticket Size Pembiayaan Gadai Budi Gadai Tetap Stabil
ILUSTRASI. Budi Gadai Indonesia (Dok/Budi Gadai)


Reporter: Belva Safina | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK) mencatat pembiayaan industri pegadaian tumbuh 50,73% year on year per Juli 2026 sebesar Rp 160,78 triliun. Pertumbuhan itu terjadi di tengah harga emas yang menjadi barang jaminan mayoritas cenderung turun sepanjang tahun ini.

PT Budi Gadai Indonesia asal Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan perubahan harga emas tidak secara otomatis menyebabkan ticket size pembiayaan gadai ikut menurun. 

Direktur PT Budi Gadai Indonesia Budiarto Sembiring menjelaskan besaran pinjaman tetap dipengaruhi oleh nilai barang jaminan, kebutuhan nasabah, serta kebijakan penaksiran dan penyaluran pembiayaan yang diterapkan perusahaan. 

Baca Juga: Bisnis Asuransi Perjalanan Asei Masih Positif, Ini Sentimen Penghambatnya

“Untuk saat ini, perusahaan melihat bahwa pergerakan harga emas merupakan salah satu faktor yang diperhatikan dalam proses penaksiran, namun belum menjadi satu-satunya faktor yang menentukan besarnya pembiayaan yang diterima nasabah. Kami tetap menyesuaikan nilai pembiayaan dengan hasil penaksiran dan kondisi barang jaminan,” ujar  Budiarto kepada Kontan, Senin (28/9/2026).

Terkait pembiayaan ticket size, sejauh ini Budiarto belum melihat adanya perubahan yang signifikan terhadap rata-rata nilai pembiayaan yang diberikan nasabah, sehingga pembiayaan gadai sejauh ini relatif stabil. 

“Perubahan harga emas tidak secara langsung membuat ticket size pembiayaan ikut turun tetapi memang sedikit banyaknya berpengaruh,” tuturnya.

Ia menambahkan, besaran pembiayaan tidak hanya dipengaruhi oleh harga emas, tetapi juga dari banyak faktor, seperti nilai dan kondisi barang jaminan, hasil penaksiran, serta kebutuhan pembiayaan nasabah. 

Selain itu, kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat juga dapat memengaruhi besaran pinjaman yang diajukan dengan melihat kebijakan penaksiran dan nilai pembiayaan yang diberikan terhadap barang jaminan yang menentukan ticket size. 

Melihat sisa tahun ini, Budiarto mengatakan perusahaan belum melihat alasan untuk memperkirakan adanya perubahan yang signifikan terhadap ticket size. 

Baca Juga: Asuransi Asei Genjot Travel Insurance, Sasar UMKM hingga Perjalanan Internasional

Ke depan, ia menyebutkan fokusnya tetap menjaga pertumbuhan penyaluran secara sehat dengan tetap memperhatikan kualitas barang jaminan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×